PANDEGLANG ,Nusantara Media – Jaringan Pemuda dan Mahasiswa Indonesia (JPMI) Presidium Wilayah Pandeglang secara resmi menjadwalkan aksi demonstrasi besar-besaran terhadap PT Sadulur Berkah Makmur. Aksi Jilid 1 ini rencananya akan digelar pada Jumat, 12 Juni 2026 mendatang, tepat di lokasi perusahaan tersebut.
Gerakan ini dipicu oleh berbagai dugaan pelanggaran yang dilakukan PT Sadulur Berkah Makmur dalam proyek strategis pembangunan Jalan Raya Panimbang-Tanjung Lesung.
JPMI menyoroti kondisi material bangunan yang dinilai buruk dan memicu kerusakan jalan, sehingga menimbulkan ancaman serius bagi keselamatan masyarakat pengguna jalan.
Ketua Presidium Wilayah I JPMI Pandeglang, Daerobi, menegaskan bahwa aksi ini adalah bentuk pengawasan publik terhadap proyek infrastruktur yang vital bagi masyarakat. Dalam surat pemberitahuan bernomor 003/SEK/VI/PDG/2026, JPMI menyampaikan empat tuntutan mendesak kepada perusahaan:
1. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3): JPMI menyoroti pentingnya standar keselamatan bagi pekerja dan masyarakat di sekitar area proyek.
2. Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL): Mempertanyakan transparansi dan kelengkapan kajian lingkungan yang seharusnya menjadi dasar pembangunan.
3. Legalitas dan Perizinan: Menuntut PT Sadulur Berkah Makmur menunjukkan dokumen perizinan lingkungan serta legalitas operasional lainnya yang sah.
4. Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR): Mendesak perusahaan agar lebih berkontribusi nyata terhadap lingkungan sekitar melalui program CSR yang tepat sasaran.
Daerobi menyatakan bahwa langkah turun ke jalan ini merupakan upaya terakhir setelah adanya kekhawatiran yang terus meningkat di tengah warga terkait kualitas pembangunan jalan raya di wilayah tersebut.
"Aksi ini kami lakukan semata-mata demi melindungi hak masyarakat pengguna jalan. Kami menuntut pihak perusahaan segera memperbaiki standar operasional dan menyelesaikan kewajiban-kewajibannya agar tidak ada lagi masyarakat yang dirugikan oleh proyek ini," ujar Daerobi dalam keterangannya, Sabtu (6/6/2026).
Aksi demonstrasi yang dijadwalkan mulai pukul 13.30 WIB ini diprediksi akan menarik perhatian masyarakat luas, mengingat pentingnya jalur Panimbang-Tanjung Lesung sebagai akses utama mobilitas ekonomi dan pariwisata di Pandeglang.
Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Sadulur Berkah Makmur belum memberikan keterangan resmi terkait rencana aksi dan tuntutan yang dilayangkan oleh JPMI.
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!