Pandeglang, Nusantara Media — Musim kemarau panjang yang mulai melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pandeglang, Banten, menimbulkan dampak serius terhadap ketersediaan air bersih bagi masyarakat.
Salah satu wilayah yang merasakan dampaknya secara langsung adalah Kampung Citangkar Lor, Desa Ciawi, Kecamatan ,Patia -Pandeglang. Di kawasan ini, puluhan warga mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan air sehari-hari akibat sumur-sumur warga yang mulai mengering dalam beberapa pekan terakhir.
Menanggapi situasi darurat tersebut, Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan air bersih bagi warga terdampak.
Penyaluran bantuan ini dikawal langsung di lapangan oleh personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Pandeglang guna memastikan proses distribusi berjalan lancar, tertib, dan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan pada Selasa (21/07/2026).
Kehadiran truk tangki air bersih di tengah permukiman warga disambut dengan penuh suka cita. Sejak mobil tangki tiba di lokasi, puluhan warga langsung berbondong-bondong membawa berbagai wadah penampung air seperti ember, jeriken, hingga galon air mineral.
Salah seorang warga setempat, Siti (43), mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya kepada pemerintah daerah. Ia menuturkan bahwa kesulitan mendapatkan air bersih telah dirasakan warga selama beberapa pekan terakhir akibat sumur di rumah mereka yang tidak lagi memadai.
"Alhamdulillah, bantuan air bersih ini sangat berarti bagi kami. Sudah beberapa hari kami kesulitan mendapatkan air karena sumur mulai kering.
Terima kasih kepada Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang yang telah memberikan bantuan, juga kepada anggota Tagana yang telah menyalurkannya dengan tertib kepada masyarakat," ungkap Siti saat ditemui di lokasi pembagian air.
Di sela-sela proses pendistribusian, para anggota Tagana Kabupaten Pandeglang aktif mengatur antrean warga guna memastikan pembagian air berlangsung tertib dan merata tanpa ada warga yang terlewat.
Petugas juga memberikan imbauan penting kepada masyarakat agar senantiasa menggunakan air bersih secara bijak dan hemat.
Mengingat prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bahwa musim kemarau masih akan berlangsung dalam beberapa waktu ke depan, kebutuhan akan air bersih diperkirakan akan terus meningkat.
Oleh karena itu, pengelolaan penggunaan air rumah tangga menjadi kunci penting untuk menghadapi potensi perpanjangan masa kekeringan.
Langkah cepat yang diambil oleh Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang ini merupakan wujud nyata kehadiran dan kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang menghadapi musibah kekeringan.
Pemerintah berkomitmen untuk terus memantau wilayah-wilayah lain yang berpotensi mengalami krisis serupa.
Diharapkan program penyaluran air bersih ini dapat terus berlanjut secara berkala selama musim kemarau masih berlangsung, sehingga kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih tetap tercukupi dan aktivitas kehidupan sehari-hari dapat terus berjalan dengan normal.
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!