Jorge Martin akan menjalani evaluasi medis pada Rabu ini untuk memeriksa kondisi arm pump yang mengganggu performanya di MotoGP San Marino, Misano, akhir pekan lalu. Evaluasi ini menentukan apakah pembalap Aprilia itu memerlukan operasi di tengah persaingan gelar yang semakin ketat.
Dalam balapan di Misano, Martin tampil impresif dan sempat memimpin sebelum rasa nyeri di lengan membuatnya kehilangan momentum dan finis di posisi kelima. Hasil tersebut dimanfaatkan oleh Marc Marquez yang merebut kemenangan kelimanya musim ini dan menyamakan poin dengan Martin di puncak klasemen, keduanya kini mengoleksi 274 poin.
Menghadapi Grand Prix Austria di Red Bull Ring, Martin menyatakan bahwa timnya akan tetap fokus pada aspek positif dari Misano. "Misano tidak berjalan sesuai ekspektasi," ujarnya dalam rilis resmi Aprilia. "Meski demikian, kami memegang sisi positifnya, karena di balapan panjang saya memiliki feeling dan pace yang baik hingga akhirnya lengan saya mulai menegang. Setelah Austria, kami akan mengevaluasi cara mengatasi masalah fisik ini dan mencari solusinya."
Jika operasi diperlukan, Martin kemungkinan besar akan menjalani prosedur tersebut sebelum rangkaian balapan ganda di Jepang dan Indonesia pada awal Oktober. Jadwal padat dengan hanya tiga akhir pekan istirahat hingga akhir musim membuat keputusan ini krusial, terlebih putaran Qatar yang dijadwalkan menjadi penutup triple-header pada awal November berpotensi dibatalkan.
Sementara itu, rekan setim Martin di Aprilia, Marco Bezzecchi, juga tengah berusaha bangkit setelah crash saat memimpin balapan di Misano. Insiden itu membuatnya tertinggal 33 poin dari pemuncak klasemen. Meski kecewa, Bezzecchi menilai balapan di Austria menjadi kesempatan penting untuk segera melupakan kesalahan. "Kembali ke atas sadel secepat mungkin setelah kesalahan adalah hal fundamental," tegasnya.
Baca Juga Pedro Acosta Sebut Brad Binder Acuan KTM Jelang MotoGP 2026Bezzecchi menambahkan bahwa timnya membawa banyak hal positif dari Misano, seperti kecepatan, pole position, dan hasil terbaiknya di sprint musim ini. "Kesalahan di balapan Misano jelas menyakitkan, tetapi kami akan mencoba mengubah rasa sakit itu menjadi tekad untuk Austria," pungkasnya.
Dengan situasi ini, Grand Prix Austria tidak hanya menjadi ajang pembuktian bagi Martin dan Bezzecchi, tetapi juga momen krusial dalam perebutan gelar juara MotoGP 2026. Performa keduanya di Red Bull Ring akan sangat menentukan arah persaingan menuju sisa musim.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!