Pecco Bagnaia kembali menjadi sorotan setelah sebuah percakapan yang tertangkap kamera DAZN mengungkapkan klaim mengejutkan: Ducati disebut “tidak mengizinkannya” mencoba set-up dasar yang bisa mengatasi masalahnya. Dalam dialog dengan pembalap VR46, Fabio Di Giannantonio, Bagnaia tampak frustrasi dengan situasi yang membelitnya sejak paruh kedua musim ini.

Sejak jeda musim panas, Bagnaia mengalami tiga kali crash dalam tiga grand prix terakhir. Keluhan utamanya adalah hilangnya grip belakang yang hanya dialaminya, sementara data pembalap Ducati lain tidak menunjukkan masalah serupa. Di San Marino, ia bahkan merasa “terhina” usai sprint, sebelum akhirnya terjatuh di balapan utama.

Percakapan yang beredar memperlihatkan Di Giannantonio menyarankan Bagnaia mencoba set-up “cukup normal” seperti miliknya. “Kenapa kamu pakai benda kecil di belakang?” tanya Di Giannantonio. Bagnaia menjawab, “Itu bukan masalah utama. Aku pakai apa yang mereka suruh. Aku sudah coba segalanya. Soft atau medium di depan sama saja, seperti menarik kopling saat mulai mengerem.” Di Giannantonio lalu menekankan bahwa set-up-nya sangat basic, namun Bagnaia memotong, “Mereka tidak mengizinkanku melakukannya.”

- Advertisement -
Advertisement

Klaim ini memunculkan tanda tanya besar tentang dinamika internal Ducati. Bagnaia sebelumnya menyebut di Aragon bahwa ia kembali ke set-up awal musim yang membuatnya bisa bersaing di podium. Namun, pernyataannya beberapa hari lalu bahwa Ducati akan mendominasi 1-2-3-4 jika menjalankan empat GP24 justru kontras dengan situasi sekarang. Manajer tim Ducati, David Tardozzi, menegaskan bahwa kedua belah pihak masih saling percaya dan tim terus bekerja keras memperbaiki performa Bagnaia.

Baca Juga Bezzecchi Ungkap Kelemahan Pace Awal Sprint MotoGP Misano

Jika benar Ducati membatasi pilihan set-up, ini bisa menjadi pukulan besar bagi Bagnaia yang tengah berjuang mempertahankan gelar. Persaingan di klasemen semakin ketat, dan setiap kesalahan bisa berakibat fatal. MotoGP kini memasuki fase kritis, dan mata semua orang tertuju pada bagaimana Ducati menangani situasi ini.

Di sisi lain, para penggemar bertanya-tanya apakah Bagnaia akan mampu bangkit atau justru semakin terpuruk. Dengan tekanan yang menggunung, keputusan Ducati dalam beberapa pekan ke depan akan sangat menentukan arah musim Bagnaia. Yang jelas, drama di paddock belum akan berakhir dalam waktu dekat.