Pekan balap Jorge Martin di Grand Prix Malaysia langsung diwarnai dengan ujian berat antara harapan besar dan rasa sakit yang mendera fisik sang pebalap. Pada sesi latihan bebas pertama atau FP1, pebalap berjuluk Martinator tersebut sebenarnya mampu mencatatkan total dua belas putaran waktu resmi, sebuah catatan yang membuatnya hanya terpaut rata-rata tiga lap dari para pesaing terdekatnya di lintasan Sepang. Meskipun demikian, pebalap andalan ini sadar betul bahwa batasan fisik pascacedera belum sepenuhnya pulih, sehingga ia memilih untuk tidak memaksakan diri melibas lebih dari dua putaran cepat secara beruntun demi menjaga kondisi tubuhnya tetap terkendali sepanjang akhir pekan yang panjang ini.

Setelah lolos pemeriksaan kesehatan di atas lintasan serta mendapatkan lampu hijau dari tim medis MotoGP pada sesi pagi hari, secercah harapan sempat muncul bahwa ia mampu melakukan serangan waktu yang kompetitif pada sesi latihan sore. Namun, realitas berkata lain ketika motor yang ditungganginya mulai menunjukkan gelagat liar. Alih-alih membidik satu putaran terkontrol demi mengamankan tiket otomatis langsung ke sesi kualifikasi kedua atau Q2, proyek serangan waktu tersebut harus dihentikan jauh lebih cepat dari perkiraan semula demi keselamatan sang pebalap.

Ketegangan mencapai puncaknya ketika Marc Marquez dan para penonton disuguhkan momen mendebarkan di mana Martin nyaris mengalami kecelakaan fatal akibat selip hebat pada bagian belakang motornya. Hanya berjarak dua menit dari insiden nyaris celaka tersebut, ia tampak duduk termenung di dalam garasi tim dengan ekspresi kekecewaan yang sangat jelas terlihat, sebelum akhirnya keputusan krusial diambil untuk menarik diri dari sisa sesi hari Jumat setelah berdiskusi intensif dengan dokter keliling MotoGP, Dr. Angel Charte.

- Advertisement -
Advertisement

Pihak tim Paolo Bonora selaku manajer tim langsung merilis pernyataan resmi terkait situasi genting ini. Dilansir dari Speedweek, pihak manajemen menegaskan bahwa keputusan tersebut murni diambil demi kebaikan jangka panjang sang pebalap. "Jorge Martin memutuskan untuk tidak melanjutkan sesi latihan setelah berkonsultasi dengan Dr. Charte demi memberikannya waktu pemulihan yang lebih panjang sepanjang akhir pekan ini," demikian bunyi keterangan resmi dari kubu pabrikan, yang kemudian dipertegas oleh sang manajer bahwa risiko yang harus ditanggung terlalu besar jika memaksakan diri melakukan time attack dalam kondisi fisik yang belum stabil.

Baca Juga Marc Marquez Ungkap Peluang Pensiun dan Masa Depan Ducati

Sebagai langkah pencegahan lanjutan, seluruh agenda jumpa pers dan kewajiban media sang pebalap terpaksa dibatalkan total agar ia bisa beristirahat secara total di kamar hotelnya. Seluruh mata kini tertuju pada sesi latihan bebas kedua hari Sabtu pagi, di mana tim akan melakukan evaluasi akhir untuk menentukan apakah kondisi fisik sang pebalap sudah cukup layak untuk diturunkan dalam sesi balapan utama tanpa membahayakan keselamatan dirinya di atas lintasan Sepang.