Jack Miller akhirnya mengakhiri spekulasi tentang masa depannya dengan menandatangani kontrak multi-tahun bersama tim pabrikan Yamaha di World Superbike (WorldSBK) mulai musim 2027. Pengumuman ini disampaikan menjelang Grand Prix San Marino di Misano, Kamis (5/9), menandai berakhirnya karier pembalap Australia itu di MotoGP setelah musim 2026.
Miller, yang telah memenangkan empat balapan MotoGP, bergabung dengan Yamaha pada 2025 melalui proyek Pramac Yamaha. Namun, dua musim bersama M1 berjalan jauh dari harapan. Meski demikian, ia mengaku senang bisa tetap bertahan di keluarga Yamaha dan beralih ke WorldSBK. "Tentu saja saya sangat senang bisa mengumumkan masa depan saya, memiliki rencana untuk beberapa tahun ke depan," ujar Miller di Misano. "Dan melanjutkan dengan merek seperti Yamaha adalah suatu kebanggaan bagi saya untuk tetap berada di keluarga ini, terus bekerja dengan banyak orang dan membangun hubungan yang kami miliki dengan merek seperti Yamaha."
Selama dua tahun di MotoGP bersama Yamaha, Miller mengakui hasilnya belum sesuai ekspektasi. "Saya berharap lebih dalam dua tahun terakhir," tambahnya. "Tapi pada saat yang sama, kami memiliki banyak hal yang harus dihadapi dan kami mencoba mengatasinya, baik saya sebagai pembalap maupun mereka sebagai pabrikan, berusaha meningkatkan motor. Saya yakin kami sedang maju, kami berada di jalur yang benar; sayangnya waktu kami di MotoGP bersama akan berakhir, tapi waktu kami di Superbike akan dimulai. Kami mencoba melakukan apa yang kami bisa dengan M1 dan sekarang kami akan mencoba melakukan apa yang kami bisa dengan R1."
Kepindahan Miller ke WorldSBK juga menghadirkan tantangan tersendiri, terutama karena kalender MotoGP 2026 yang baru berakhir pada akhir November. Hal ini membatasi waktu pengujian dengan motor R1. Miller pun tidak sungkan mengkritik padatnya jadwal MotoGP. "Itu buruk sekali," katanya. "ASBK berlangsung sepanjang musim panas. Saya sedang mempertimbangkannya. Tapi pada saat yang sama, kami membicarakan tes WorldSBK mungkin sekitar tanggal 10 atau lebih di Desember. Jadi, saat saya melakukan itu, pulang, ada 15 hari sebelum Natal. Dan kemudian kembali ke Eropa lagi pada Januari untuk tes lebih lanjut. Jadi, mencari waktu akan sulit."
Meski demikian, Miller berharap kalender WorldSBK tahun depan lebih bersahabat sehingga ia bisa mengejar ketertinggalan. "Semoga kalender tahun depan adalah kalender Superbike dan kami bisa sedikit menebus jeda sepanjang tahun," harapnya.
Baca Juga Lecuona Buang Pendekatan Konservatif demi Kejar Bulega di WorldSBKSaat disinggung mengenai kemungkinan terlibat dalam pengujian MotoGP Yamaha tahun depan, Miller menegaskan tidak ada rencana tersebut. "Mereka memiliki Augusto [Fernandez]. Dia punya kontrak. Jika mereka membutuhkan saya, saya tidak akan pernah menolak. Itu saja," tutupnya.
Keputusan Miller untuk beralih ke WorldSBK menandai babak baru dalam kariernya setelah sembilan musim penuh di MotoGP. Ia akan bergabung dengan tim pabrikan Yamaha yang saat ini diperkuat oleh Andrea Locatelli dan Jonathan Rea. Dengan pengalaman dan kecepatannya, Miller diharapkan dapat mengangkat performa Yamaha R1 yang dalam beberapa musim terakhir kesulitan bersaing di papan atas.
Bagi Yamaha, merekrut Miller adalah langkah strategis untuk memperkuat lini pembalap mereka di WorldSBK sekaligus memanfaatkan popularitas dan kecepatan pembalap Australia tersebut. Sementara bagi Miller, ini adalah kesempatan untuk memulai kembali dan mengejar gelar juara dunia yang belum pernah ia raih di kelas premier.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!