PANDEGLANG, Nusantara  Media – Jagat media sosial dalam beberapa hari terakhir ramai memperbincangkan isu mengenai aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Namun, di tengah riuhnya informasi tersebut, situasi di wilayah pesisir Pantai Karoeng, Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Banten, terpantau tetap kondusif dan berjalan normal.Masyarakat setempat tampak tidak terpengaruh oleh isu yang beredar.

Aktivitas ekonomi warga, termasuk rutinitas para nelayan di pesisir Pantai Karoeng, tetap berjalan seperti biasa. Tidak ada kepanikan atau evakuasi yang dilakukan oleh warga, karena bagi penduduk lokal, fenomena alam terkait gunung berapi tersebut bukanlah hal yang asing.

- Advertisement -

Anton, salah seorang warga Desa Margagiri menegaskan bahwa masyarakat di sekitar pantai sudah terbiasa dengan kondisi tersebut. Ia menyatakan bahwa tidak ada kecemasan berlebih di kalangan warga meskipun isu erupsi terus berhembus di internet.

"Bagi kami yang tinggal di pesisir pantai, ini sudah biasa. Tidak perlu dibesar-besarkan. Sehari-hari kami tetap melaut dan beraktivitas seperti biasa, tidak ada yang perlu dikhawatirkan secara berlebihan," ungkap Anton saat ditemui di lokasi, Jumat (10/7/2026).

Meski demikian, Anton tidak menampik bahwa warga tetap memiliki kewaspadaan kolektif terhadap kemungkinan dampak jangka panjang.

Menurutnya, hal yang lebih menjadi perhatian masyarakat adalah apabila getaran vulkanik tersebut memicu aktivitas erupsi yang lebih besar, serupa dengan kejadian yang pernah terjadi pada tahun 2019 lalu."Kalau soal erupsi kecil-kecil, itu sudah sering.

Tapi memang yang kami antisipasi adalah getaran atau dampak lanjutannya kalau sampai sebesar kejadian tahun 2019. Itu yang menjadi catatan kami, namun sejauh ini situasinya masih sangat aman," tambahnya.

Hingga saat ini, belum ada imbauan resmi dari pemerintah setempat maupun pihak berwenang terkait perubahan status bahaya bagi warga di Kecamatan Pagelaran.

Para nelayan di Pantai Karoeng pun tetap melaut guna memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa terganggu oleh narasi-narasi yang berkembang di media sosial.

Warga mengimbau agar masyarakat luas, khususnya yang berada di luar wilayah pesisir, tidak mudah termakan isu yang belum tentu kebenarannya atau bersifat sensasional.

Mereka berharap agar informasi mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau tetap merujuk pada sumber resmi dari pihak vulkanologi agar tidak menimbulkan keresahan yang tidak perlu di masyarakat luas.

Situasi di pesisir pantai Pandeglang ini menjadi potret ketenangan warga lokal yang memiliki kearifan dalam menyikapi fenomena alam di lingkungannya,

serta pentingnya literasi informasi agar masyarakat tidak terjebak dalam kepanikan akibat konten yang tidak dapat dipertanggungjawabkan di media sosial.