Pembalap muda penuh talenta Isack Hadjar secara terbuka mengungkapkan prediksinya mengenai seri balapan Formula 1 Grand Prix Meksiko mendatang yang dinilai akan menghadirkan tantangan luar biasa berat bagi seluruh kontestan. Menatap akhir pekan balap di Autodromo Hermanos Rodriguez yang terkenal sebagai sirkuit tertinggi di kalender F1 dengan tingkat kerapatan udara 25 persen lebih rendah dibandingkan permukaan laut, atmosfer kompetisi dipastikan bakal membara bagi setiap tim dan pembalap yang turun ke lintasan.
Situasi pelik ini muncul setelah Red Bull harus melewati serangkaian akhir pekan balapan yang diwarnai oleh berbagai sesi sulit serta kendala teknis yang menguji ketahanan mental dan material tim. Karakteristik geografis Meksiko yang unik menuntut efisiensi pendinginan maksimal untuk mengantisipasi risiko overheating pada rem, sementara regulasi teknis anyar serta karakteristik mesin turbo modern diprediksi bakal memberikan beban kerja tambahan yang sangat signifikan bagi unit tenaga di sepanjang akhir pekan.
Dalam keterangan resminya kepada para awak media, termasuk Motorsport Week, pembalap asal Prancis tersebut tidak menutup-nutupi kekhawatirannya. Mengenai betapa menantangnya mengendalikan mobil di atas trek berudara tipis, ia menyatakan, "Saya hanya memikirkan betapa ekstrimnya mengemudikan mobil-mobil ini." Lebih lanjut ia menambahkan bahwa kombinasi tingkat downforce dan temperatur tinggi akan menghadirkan sensasi berkendara yang sangat licin.
"Seperti tahun lalu, rasanya sudah seperti meluncur ke mana-mana dengan sayap belakang Monza, dan sekarang level downforce-nya kurang lebih sama sepanjang tahun, lalu Anda pergi ke trek seperti itu," ujar Hadjar menguraikan detail teknis masalah tersebut. Ia juga memperingatkan bahwa aspek mesin, ban, hingga rem akan bekerja pada batas maksimal kemampuan mereka di bawah terik matahari dan atmosfer tipis Autodromo Hermanos Rodriguez.
Baca Juga Hadjar Cedera, Red Bull Panggil Liam Lawson untuk GP BelandaKetika disinggung mengenai peta persaingan melawan tim rival utama seperti Ferrari atau Mercedes, sang pembalap menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini bukan pada kecepatan tim lawan, melainkan pada bagaimana mengamankan performa internal kendaraannya sendiri. Meskipun sempat melontarkan kritik pedas usai GP Amerika Serikat terkait detail-detail krusial yang kerap terlewat oleh timnya, ia tetap optimistis melihat tren positif mobil yang mampu kompetitif di berbagai karakter trek berbeda dalam beberapa balapan terakhir.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!