Pembalap Lewis Hamilton harus menghadapi awal pekan yang penuh ujian di Sirkuit Autodromo Hermanos Rodriguez setelah mengalami kendala teknis yang menghentikan lajunya lebih awal pada sesi latihan bebas kedua Grand Prix Meksiko. Juara dunia tujuh kali tersebut terpaksa memarkirkan mobilnya di pinggir lintasan akibat dugaan masalah mesin yang terjadi sebelum ia sempat menyelesaikan simulasi kualifikasi menggunakan kompon ban lunak.
Insiden tersebut membuat posisi pembalap asal Inggris itu tertahan di peringkat ke-11 dalam lembar catatan waktu FP2. Tidak hanya kehilangan kesempatan untuk mencatatkan waktu terbaik dengan ban lunak, Hamilton juga harus merelakan program simulasi jangka panjang yang sangat krusial bagi persiapan balapnya akhir pekan ini. Hilangnya separuh durasi sesi latihan memberikan kerugian besar di tengah persaingan ketat Formula 1.
Kendati rekan setimnya di Ferrari, Charles Leclerc, berhasil mendominasi jalannya sesi latihan hari Jumat dan menunjukkan potensi mobil yang sangat kompetitif, Hamilton justru berada dalam ketidakpastian mengenai kondisi komponen power unit pada kendaraannya. Tim insinyur saat ini masih melakukan investigasi mendalam untuk menemukan akar permasalahan dari insiden tersebut.
"Saya merasa sangat baik di dalam mobil. Saya pikir kami melakukan pekerjaan yang sangat baik dalam menempatkan set-up di posisi yang lebih baik. Hanya saja ini benar-benar disayangkan," ungkap Hamilton menjelaskan situasi yang dihadapinya di garasi tim.
"Saya pikir kami sangat kompetitif akhir pekan ini sebagai sebuah tim dan kemudian tidak bisa melakukan simulasi jangka panjang, jadi saya tidak tahu bagaimana... Saya tahu betapa sulitnya melakukan overtake di sini. Mereka masih melakukan investigasi untuk mencari tahu apa yang salah dan saya hanya berdoa semuanya baik-baik saja," tambahnya dengan nada penuh harap.
Situasi sulit ini semakin diperparah oleh keputusan taktis pada sesi latihan pembuka. Pembalap berusia 41 tahun tersebut harus menghabiskan sebagian besar waktu di FP1 untuk menjalankan program pengujian aerodinamika menggunakan perangkat rake, alih-alih menyerahkan tugas tersebut kepada pembalap muda sebagaimana lazimnya dilakukan oleh sebagian besar kontestan lain di trek ini.
Baca Juga Hamilton Pede Ferrari Kompetitif di Meksiko Meski Terkendala Teknis"Saya kehilangan sedikit waktu di P1 karena kami melakukan pengujian rake. Biasanya saya akan meminta salah satu pembalap muda turun di P1 di trek ini, seperti yang dilakukan kebanyakan orang. Namun saya memilih untuk melakukannya di tempat lain. Jadi pada dasarnya saya hanya benar-benar memiliki satu sesi karena saya melewatkan setidaknya separuh dari sesi tersebut," keluhnya.
Terlepas dari berbagai kendala teknis dan waktu lintasan yang terpotong, ia merasa puas dengan keseimbangan dasar mobilnya dan tidak berencana melakukan perombakan besar pada set-up kendaraan jelang sesi kualifikasi. Ia bahkan sempat merasakan penurunan tenaga di awal putaran namun tetap mampu mencatatkan kecepatan yang meyakinkan di atas aspal.
"Saya tidak berpikir saya perlu membuat banyak perubahan pada set-up. Kemungkinan besar akan tetap sama karena kami sangat cepat. Saya sudah mengalami kehilangan tenaga lebih awal di dalam putaran dan masih tetap cepat. Saya akan mengerahkan segalanya besok dan mencoba melakukan yang terbaik dengan apa pun yang saya miliki," tegasnya.
Menanggapi opini dari pembalap Mercedes George Russell yang menyebutkan bahwa kondisi dataran tinggi Meksiko memberikan keuntungan bagi Scuderia berkat ukuran turbo yang lebih kecil, Hamilton dengan tegas membantah anggapan tersebut dan menilai performa kecepatan tertinggi di trek lurus masih dikuasai oleh rival-rival terdekat mereka.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!