Red Bull Racing memperkenalkan helm dan race suit edisi khusus untuk Max Verstappen dan Isack Hadjar pada Grand Prix Belanda akhir pekan ini. Desain helm Hadjar kali ini mengangkat momen viralnya saat memecahkan piala podium pada musim lalu.

Zandvoort akan menjadi tuan rumah balapan F1 untuk terakhir kalinya sebelum dihapus dari kalender. Tim asal Milton Keynes itu pun memilih merayakan momen bersejarah tersebut dengan race suit sekali pakai serta desain helm khusus bagi kedua pembalapnya.

Kedua helm mengusung nuansa Delftware khas Belanda dengan skema warna biru dan putih serta motif floral yang rumit. Namun perhatian utama tertuju pada helm Isack Hadjar, yang menampilkan ilustrasi piala pecah di bagian belakang helm beserta kartun reaksinya saat kejadian itu terjadi.

- Advertisement -

Hadjar meraih podium pertamanya di F1 pada GP Belanda 2025. Hasil finis ketiga membuatnya menjadi pembalap Prancis termuda dalam sejarah kejuaraan yang berdiri di podium. Namun perayaan setelah balapan justru menjadi sorotan karena ia tidak sengaja memecahkan piala Delft Blue miliknya.

Alih-alih menutupi insiden tersebut, Hadjar justru mengabadikannya dalam desain helm untuk musim 2026. Royal Delft sempat mengonfirmasi akan membuatkan piala baru, tetapi Hadjar mengaku lebih ingin menyimpan piala yang pecah itu sebagai bagian dari perjalanan kariernya.

"Sebenarnya saya tidak tahu di mana piala saya, piala yang pecah itu. Saya titipkan ke tim, saya rasa. Saya tinggalkan di tangan yang tepat," ujar Hadjar kepada Sky Sports F1. "Saya ingin yang pecah itu karena itu bagian dari sejarah podium saya. Yang baru tidak berbau alkohol, seperti sampanye dan lainnya."

GP Belanda dijadwalkan berlangsung pada 21-23 Agustus. Dengan desain helm yang sarat makna ini, Hadjar tampaknya ingin menjadikan momen tak terlupakan itu sebagai bagian dari identitas balapnya di musim ini.