Tim Haas F1 kembali mencuri perhatian publik pencinta ajang balap jet darat dengan meluncurkan desain livery spesial bertema monster legendaris asal Jepang, Godzilla, yang akan menghiasi mobil VF-26 pada akhir pekan balap di Austin. Langkah berani ini menandai untuk kedua kalinya pada musim kompetisi ini skuad asal Amerika Serikat tersebut menginkorporasikan ikon budaya pop global tersebut ke dalam skema warna mobil mereka. Desain segar ini sengaja dihadirkan untuk menyambut sekaligus mempromosikan film terbaru yang sangat dinantikan, yakni Godzilla Minus Zero, yang dijadwalkan segera tayang di kawasan Amerika Utara.

Tampilan visual dari mobil VF-26 yang dikemudikan oleh Oliver Bearman dan Esteban Ocon ini tampak sangat mencolok dengan ilustrasi besar sosok Godzilla yang membentang gagah di bagian sidepods. Kehadiran ilustrasi sang monster dipadukan secara apik bersama aksen grafis berwarna biru menyala, memberikan kontras yang sangat tajam sekaligus menyegarkan apabila berdampingan dengan palet warna tradisional milik tim yang didominasi oleh unsur putih, hitam, serta merah.

Sentuhan aksen biru tidak hanya berhenti pada bagian sidepods saja, melainkan menjalar luas hingga ke area bodi bagian atas. Hal tersebut praktis memberikan identitas visual yang jauh berbeda dan segar pada mobil VF-26 dibandingkan dengan iterasi livery sebelumnya yang sempat mereka pamerkan serta balapkan di Sirkuit Suzuka pada awal tahun ini. Transformasi estetika ini sekaligus mempertegas konsistensi kerja sama jangka panjang antara pihak tim dengan raksasa hiburan asal Negeri Sakura, TOHO.

- Advertisement -
Advertisement

Kemitraan strategis antara Haas dan TOHO sendiri pertama kali diumumkan secara resmi menjelang perhelatan Grand Prix Jepang pada bulan Maret lalu. Kolaborasi kreatif tersebut sebelumnya sukses melahirkan livery spesial perdana di Suzuka menyusul acara peluncuran meriah yang bertempat di Tokyo. Kemitraan komersial ini tidak terbatas hanya pada pengecatan bodi mobil semata, melainkan mencakup berbagai konten promosi eksklusif, lini merchandise resmi, serta sederet aktivitas interaktif lain sepanjang kalender balap musim 2026.

Peluncuran desain khusus di Austin ini juga memiliki momentum yang sangat pas karena bertepatan dengan mendekatnya jadwal penayangan perdana film Godzilla Minus Zero di bioskop-bioskop Amerika Utara pada 6 November mendatang. Pihak tim dipastikan telah merancang berbagai rangkaian aktivitas promosi lanjutan di sekitar area sirkuit guna memeriahkan akhir pekan balapan yang selalu menyedot perhatian jutaan pasang mata penonton global tersebut.

Baca Juga Piastri Tegaskan Insiden Sprint Singapura Berbeda dari Tahun Lalu

Di sisi lain, kedatangan Haas ke Austin dibayangi oleh posisi mereka yang saat ini tertahan di peringkat ketujuh klasemen sementara kejuaraan konstruktor dengan mengoleksi total 30 poin. Skuad pimpinan pimpinan tim tersebut terpaut selisih 38 angka dari Alpine yang berada di atas mereka, namun masih mampu menjaga keunggulan aman dengan margin tujuh poin atas ancaman dari kubu Audi di belakang.

Menariknya, dari perolehan total 30 poin tersebut, mayoritas sumbangan angka berasal dari penampilan impresif Oliver Bearman dengan 23 poin, sementara Esteban Ocon menyumbangkan tujuh poin di tengah catatan kurang konsisten di mana tim hanya mampu meraup zona poin di satu saja dari 11 putaran terakhir yang telah dilalui musim ini.

Selain fokus mengejar hasil maksimal di atas lintasan balap, manajemen tim saat ini juga tengah sibuk mempersiapkan transisi besar pada susunan pembalap mereka untuk menyongsong musim kompetisi 2027 mendatang. Esteban Ocon dipastikan bakal meninggalkan kursi kemudinya begitu musim ini tuntas, sementara Rafael Camara yang merupakan pembalap muda didikan akademi Ferrari sekaligus kandidat kuat juara Formula 2 telah resmi dikonfirmasi sebagai penggantinya, sedangkan Oliver Bearman diproyeksikan bakal tetap mempertahankan posisinya di dalam garasi tim.