Ferrari akan memanfaatkan jatah upgrade mesin ADUO pada Grand Prix Italia, sekaligus membawa paket aerodinamika baru dan komponen spesifik sirkuit untuk balapan kandangnya di Monza. Langkah ini diambil setelah pabrikan asal Maranello itu dinyatakan tertinggal lebih dari 4 persen dari benchmark ADUO, sehingga berhak atas dua kali upgrade musim ini.
Setelah melalui serangkaian uji keandalan, tim yang bermarkas di Maranello ini langsung bergerak memperbarui power unit. Mesin baru yang diberi kode 067/7 tersebut telah lolos ambang batas reliabilitas dalam uji bench berulang kali. Ferrari menargetkan hasil kuat di depan publik sendiri, dengan para insinyur yang fokus pada puncak tenaga dan distribusi torsi yang berbeda untuk memaksimalkan energi listrik.
Menurut laporan yang dikutip dari Motorsport.com, mesin baru ini membawa revisi pada ruang bakar dan turbocharger, yang diperkirakan menambah sekitar 15 tenaga kuda. Peningkatan tersebut diharapkan bisa memangkas separuh defisit terhadap unit Mercedes yang dianggap sebagai paket paling seimbang. Selain itu, bahan bakar baru dari Shell juga diharapkan memberikan dorongan performa tambahan.
Selain mesin, Ferrari juga akan memperkenalkan versi baru sayap belakang Macarena yang lebih efisien secara aerodinamika, yang belum pernah digunakan sebelumnya. Tim juga akan membawa knalpot blown yang bisa disetel ulang jika diperlukan pengurangan drag lebih lanjut di Monza. Lewis Hamilton dan Charles Leclerc diharapkan bisa memanfaatkan paket ini untuk bersaing di depan.
Baca Juga Kontrak Baru Verstappen Bikin Rival Lega, Kata CoulthardScuderia juga akan menggunakan livery khusus untuk merayakan kesuksesan Michael Schumacher di Ferrari. Mereka menjadikan GP Italia sebagai ajang untuk memulai kembali perburuan gelar setelah gagal naik podium dalam dua balapan terakhir. Ferrari juga mendapat angin segar setelah Mercedes mengonfirmasi bahwa Kimi Antonelli akan mendapat penalti start dari belakang karena penggantian power unit penuh.
Dengan situasi ini, Ferrari berpeluang memanfaatkan kelemahan rivalnya untuk meraih hasil maksimal. Namun, Monza bukanlah sirkuit yang ramah bagi Ferrari dalam beberapa tahun terakhir, dengan hanya tiga kemenangan dalam 19 GP Italia terakhir. Tekanan untuk tampil baik di depan para tifosi pun semakin besar.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!