Anthony Davidson, mantan pembalap Formula 1 dan kini analis Sky Sports, melontarkan kritik tajam terhadap Lewis Hamilton setelah insiden di sesi latihan bebas ketiga (FP3) Grand Prix Madrid. Menurutnya, keputusan Hamilton untuk terus mengendarai Ferrari yang rusak memberikan contoh buruk bagi pembalap muda.

Insiden bermula ketika Hamilton mengalami kecelakaan di tikungan terakhir FP3, yang menyebabkan bendera merah dikibarkan. Ia berhasil mundur dari dinding pembatas dan melanjutkan berkendara dengan ban tertusuk serta sayap depan yang tersangkut di bawah mobil. Meski telah diinstruksikan berulang kali oleh engineer balapnya untuk menghentikan mobil di tempat aman, pembalap Inggris itu tetap berusaha membawa mobilnya kembali ke pit. Ia akhirnya berhenti di pintu keluar Tikungan 14 setelah diberi tahu bahwa Race Director telah mengeluarkan instruksi langsung.

Davidson, yang juga pernah menjadi pembalap penguji untuk tim-tim F1, menyatakan bahwa tim seharusnya memberikan informasi lebih jelas kepada Hamilton. "Tim perlu memberi dia informasi lebih banyak," ujarnya dalam siaran Sky Sports. "Mereka harus mengatakan sayap depan ada di bawah mobil Anda dan race director akan memberi kami penalti karena ini."

- Advertisement -
Advertisement

Lebih lanjut, Davidson menekankan bahwa tindakan Hamilton dapat menyesatkan pembalap junior yang menonton. "Pembalap muda mana pun yang menonton ini, jangan lakukan itu. Anda tidak melakukannya," tegasnya. "Itu yang mungkin Anda coba lakukan [kembali ke pit] tapi aturan itu ada untuk alasan. Jika sayap depan benar-benar masuk ke bawah mobil dan mengangkat roda depan, dan ada marshal di lintasan, Anda harus memikirkan semua skenario itu."

Sesi FP3 kemudian dilanjutkan dan Kimi Antonelli dari Mercedes berhasil mencatatkan waktu tercepat, sementara Hamilton harus puas di posisi kesembilan. Hingga berita ini ditulis, belum ada pembaruan dari FIA mengenai potensi hukuman untuk juara dunia tujuh kali tersebut. Diperkirakan ia bisa menghadapi denda atau penalti olahraga.

Baca Juga Carlos Sainz Bertahan di Williams: Loyalitas atau Tak Ada Pilihan Lain?

Insiden ini menambah tekanan bagi Hamilton yang sedang beradaptasi dengan Ferrari setelah kepindahannya dari Mercedes. Meskipun sesi latihan bebas tidak mempengaruhi posisi start secara langsung, insiden seperti ini dapat merusak kepercayaan diri dan mempengaruhi persiapan tim menjelang kualifikasi dan balapan. Selain itu, kepatuhan terhadap instruksi race director menjadi sorotan penting, terutama menjelang balapan yang ketat akan aturan.

Davidson, yang dikenal vokal dalam analisisnya, berharap insiden ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pembalap, terutama generasi muda, tentang pentingnya keselamatan dan disiplin di lintasan. "Aturan itu ada untuk melindungi semua orang," pungkasnya.