Pandeglang, Nusantara Media – Komandan Kodim 0601/Pandeglang Letkol Inf. Afri Swandi Ritonga, S.I.P., melakukan aksi kemanusiaan yang menyentuh hati di tengah banjir besar yang masih melanda Kabupaten Pandeglang, Banten. Dalam kunjungan langsung ke lokasi terdampak pada Senin (12/1/2026), Dandim memborong seluruh stok barang satu warung di Kampung Bojongkondang, Kecamatan Pagelaran, kemudian membagikannya secara gratis kepada warga korban banjir.

Kunjungan tersebut dilakukan bersama Kapolres Pandeglang AKBP Dr. H. Dhyno Indra Setyadi, S.I.K., M.Si., Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pandeglang Reza Ahmad Kurniawan, Danramil 0111/Pagelaran Lettu Inf. Masalirohman, Camat beserta rombongan. Fokus utama adalah Kampung Bojongkondang dan Kampung Timur, Desa Pagelaran, wilayah yang terisolasi akibat genangan air tinggi.

Dandim menyerahkan bantuan logistik secara langsung kepada warga terdampak. Aksi paling mengesankan terjadi ketika Letkol Afri Swandi Ritonga membeli seluruh isi warung setempat—mulai dari sembako, makanan ringan, hingga kebutuhan sehari-hari—lalu membagikannya tanpa dipungut biaya kepada keluarga-keluarga yang rumahnya terendam banjir.

Rombongan selanjutnya menuju pos pengungsian di SDN Pagelaran 4, tempat ratusan warga Kampung Timur mengungsi. Di lokasi tersebut, Dandim menyerahkan bantuan tambahan sekaligus memberikan semangat dan motivasi agar para pengungsi tetap tabah menghadapi cobaan.

Letkol Inf. Afri Swandi Ritonga menyatakan: “Kehadiran TNI di tengah masyarakat adalah komitmen untuk selalu hadir dan membantu rakyat, terutama pada saat bencana melanda. Kami menginstruksikan Koramil 0111/Pagelaran beserta seluruh Babinsa untuk terus memantau situasi dan memberikan bantuan hingga kondisi benar-benar pulih.”

Danramil 0111/Pagelaran Lettu Inf. Masalirohman menambahkan bahwa pihaknya akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah serta seluruh unsur terkait guna penanganan pascabanjir dan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak.

Aksi cepat dan penuh empati dari Dandim beserta jajarannya menuai apresiasi tinggi dari masyarakat setempat. Banyak warga mengaku terharu sekaligus sangat terbantu atas kehadiran dan kepedulian TNI di saat mereka berada dalam kesulitan.

Banjir di Kabupaten Pandeglang, yang meliputi Kecamatan Pagelaran, Patia, dan beberapa kecamatan lainnya, dipicu curah hujan ekstrem yang menyebabkan sejumlah sungai meluap. BPBD Kabupaten Pandeglang mencatat puluhan desa terendam, dengan hingga 10 kecamatan terdampak parah pada 12 Januari 2026. Masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.

Aksi nyata TNI Angkatan Darat kali ini kembali menegaskan peran institusi tersebut sebagai pelindung dan sahabat rakyat, sekaligus menjadi harapan bagi korban bencana di berbagai penjuru Indonesia.