Marc Marquez kembali menunjukkan kelasnya sebagai juara dunia tujuh kali. Dalam balapan MotoGP San Marino di Sirkuit Misano, Minggu (7/9/2025), pembalap Ducati itu memanfaatkan crash Marco Bezzecchi dan arm pump yang dialami Jorge Martin untuk merebut kemenangan dan mengambil alih puncak klasemen untuk pertama kalinya musim ini.

Kemenangan tersebut melengkapi akhir pekan sempurna dengan raihan 37 poin, sekaligus menjadi kemenangan kelima Marquez dalam tujuh putaran terakhir. Sejak kembali dari operasi saraf di bahu kanannya, ia telah memangkas defisit 102 poin yang sempat dimilikinya setelah Grand Prix Italia.

Manajer umum Ducati, Gigi Dall'Igna, tidak bisa menyembunyikan kekagumannya. Dalam debrief panjang di LinkedIn, ia menyebut penampilan Marquez di Misano sebagai "Marc Marquez dalam performa terbaiknya".

- Advertisement -
Advertisement

"Lagi-lagi, Marc tampil luar biasa," ujar Dall'Igna. "Senyum lebar saya mencerminkan kegembiraan yang dipicu oleh berbagai aspek dari akhir pekan yang luar biasa ini. Dimulai dari kemenangan di depan penggemar kami sendiri—kemenangan krusial pada tahap kejuaraan ini, dan bukan hanya karena poin-poin ini membawa kami ke puncak klasemen pembalap dan konstruktor."

Dall'Igna menambahkan bahwa sensasi yang diberikan Marquez setiap kali tampil adalah energi murni bagi tim. "Seorang pembalap yang istimewa. Yang membuatnya benar-benar mengesankan—di luar pengalamannya yang melimpah—adalah bahwa ia masih memiliki keinginan, kemampuan, dan kerendahan hati untuk belajar dan berkembang. Seorang profesional sejati yang telah mendapatkan rasa hormat dari seluruh tim di lintasan," pujinya.

Baca Juga Acosta Hentikan Pengejaran Marquez Setelah Insiden di Misano

Meski demikian, Dall'Igna mengingatkan bahwa kejuaraan masih panjang. "Kami belum mencapai apa pun. Kami akan menang dengan kepala dingin, seperti yang saya katakan sebelumnya: dengan menyelesaikan balapan hingga akhir, baik di trek yang menguntungkan maupun kurang menguntungkan. Bagaimanapun, kami harus terus mendorong hingga akhir karena musim masih jauh dari selesai," tegasnya.

Kemenangan Marquez di Misano juga menandai kemenangan kedelapannya di sirkuit tersebut, dan yang kelima musim ini. Ini adalah clean sweep ketiganya dalam empat akhir pekan terakhir, setelah sebelumnya juga menang di sprint race Sabtu. Dengan performa dominan ini, Marquez kini memimpin klasemen pembalap, sementara Ducati kokoh di puncak klasemen konstruktor.