Akhir pekan Formula 1 di Sao Paulo menyisakan drama lanjutan di ruang pengawas balapan setelah Charles Leclerc harus rela turun peringkat dari posisi ketujuh ke posisi kedelapan dalam klasifikasi resmi Grand Prix Brasil. Pembalap Scuderia Ferrari tersebut dijatuhi penalti waktu lima detik akibat insiden senggolan di lintasan basah dengan pembalap Racing Bulls, Liam Lawson, pada fase-fase krusial balapan yang menuntut konsentrasi tinggi di tengah kondisi sirkuit yang menantang.

Pertarungan sengit antara Leclerc dan Lawson terjadi pada lap ke-69 di tikungan lambat Juncao atau Turn 12. Keduanya terlibat kontak fisik saat berebut posisi ketujuh. Meskipun mobil mereka dapat terus melaju hingga garis finis tanpa kerusakan masif, manuver tersebut langsung berada di bawah investigasi ketat para steward FIA setelah balapan usai untuk mendengarkan keterangan dari kedua belah pihak pembalap.

Setelah melakukan pemeriksaan mendalam terhadap rekaman video, data telemetri, serta mendengar argumen dari masing-masing pembalap, pengawas balapan memutuskan bahwa pembalap asal Monako tersebut sepenuhnya bersalah. Berdasarkan Pedoman Standar Mengemudi, mobil Racing Bulls memiliki hak atas tikungan tersebut, sehingga kewajiban berada di pihak Ferrari untuk menghindari benturan. Kendati demikian, FIA mempertimbangkan kondisi lintasan yang basah serta sifat kontak yang tergolong ringan sebagai faktor mitigasi sehingga hukuman ditekan menjadi lima detik saja, bukan sepuluh detik.

- Advertisement -
Advertisement

Pihak steward FIA menjelaskan dalam laporan resmi mereka bahwa kontak tersebut meskipun ringan tetap memberikan konsekuensi olahraga yang nyata. Pembalap mobil nomor 30 mengklaim bahwa benturan itu merusak pelek roda kiri belakang serta membuka celah bagi mobil nomor 16 untuk mendekat dan melakukan vy-overtake beberapa tikungan berikutnya. Pengawas balapan menyatakan, kontak tersebut jelas mengganggu keseimbangan lawan dan mempermudah proses penyalipannya.

Baca Juga Kontrak Williams: Albon Pilih Satu Musim, Sainz Tetap Setia

Selain drama di barisan tengah, hukuman penalti juga dijatuhkan kepada bintang muda Kimi Antonelli akibat pelanggaran prosedur keselamatan di jalur pit. Pembalap asal Italia tersebut dinilai melakukan pelepasan yang tidak aman dari pit stop terakhirnya, yang memaksa pembalap lain harus mengambil tindakan pencegahan untuk menghindari kecelakaan di area pit lane yang padat.

Meskipun mendapatkan tambahan waktu lima detik pada catatan akhir balapannya, posisi finis pembalap muda berbakat asal Italia tersebut di peringkat kelima tidak mengalami perubahan sama sekali. Keunggulan jarak waktu yang cukup jauh dari pembalap di belakangnya membuat sanksi tersebut tidak berdampak buruk pada hasil akhir lomba, sekaligus mengukuhkan pencapaian penting bagi tim pabrikan asal Jerman di kejuaraan konstruktor.