Musim kompetisi FIA World Endurance Championship (WEC) tahun 2027 dipastikan akan menghadirkan dinamika baru yang menarik di kelas Hypercar. Tim Cadillac Hertz Team JOTA secara resmi mengumumkan perombakan besar pada susunan pembalap mereka untuk musim tersebut, dengan mendatangkan dua nama besar yaitu Antonio Felix da Costa dan Ricky Taylor ke dalam garasi mereka.

Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata skuad untuk terus mendongkrak performa dan bersaing di jajaran terdepan kategori Hypercar menggunakan mobil andalan mereka, Cadillac V-Series.R. Kehadiran dua wajah baru ini sekaligus menandai babak baru bagi tim, menyusul keputusan hengkangnya Alex Lynn dan Sebastien Bourdais dari skuad pada akhir musim berjalan saat ini.

Bagi Ricky Taylor, kesempatan ini menjadi momen penting untuk melangkah ke kompetisi penuh di panggung WEC. Pembalap asal Amerika Serikat tersebut selama ini telah membangun reputasi gemilang di kancah balap mobil sport Amerika Utara dengan koleksi 32 kemenangan dan 76 finis podium di ajang IMSA. Pengalaman luasnya mengendalikan mobil purwarupa diharapkan mampu memperkuat fondasi teknis tim Cadillac di kejuaraan dunia.

- Advertisement -
Advertisement

Sementara itu, kembalinya Antonio Felix da Costa ke pangkuan JOTA disambut dengan antusias tinggi oleh kedua belah pihak. Pembalap asal Portugal tersebut memiliki rekam jejak yang sangat kuat dalam balap ketahanan, termasuk statusnya sebagai mantan juara dunia WEC serta peraih kemenangan kelas di ajang legendaris 24 Hours of Le Mans.

Dalam tanggapannya mengenai kepindahan ini, da Costa mengungkapkan rasa senangnya bisa kembali bergabung dengan skuad yang pernah menorehkan sejarah manis bersamanya. Ia merasa kepindahan ini seperti pulang ke rumah karena banyaknya rekan lama yang masih berada di dalam tim tersebut.

Baca Juga Le Mans 2027 Terancam: FIA vs ACO Memanas, WEC Bisa Pecah

"Rasanya sangat istimewa bisa kembali ke JOTA. Saya memiliki kenangan luar biasa bersama tim ini, kami meraih banyak hal bersama dan saya masih memiliki banyak teman di sini, jadi dalam banyak hal ini terasa seperti pulang ke rumah," ujar da Costa.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tantangan baru ini disambut dengan penuh semangat demi mencapai target utama bersama pabrikan asal Amerika tersebut. Tujuan utamanya musim depan jelas membantu Cadillac Hertz Team JOTA bertarung secara konsisten di barisan depan untuk memperebutkan kemenangan demi kemenangan serta gelar juara dunia.

Masuknya kombinasi pembalap berpengalaman seperti da Costa dan Taylor yang sudah mengenal atmosfer tim diprediksi akan mempercepat proses adaptasi menjelang bergulirnya kalender balap WEC 2027. JOTA kini bersiap membuka lembaran baru dengan optimisme tinggi di kancah balap ketahanan internasional.