Marco Bezzecchi menegaskan bahwa tekanan untuk menang di kandang sendiri tidak menjadi penyebab crash mahal yang merenggut peluangnya di MotoGP San Marino. Pembalap Aprilia itu memulai balapan dari pole position setelah mencatatkan rekor lap baru dalam kualifikasi, namun nasib buruk menghampirinya di lap pembuka.

Bezzecchi memimpin balapan sejak start, tetapi kehilangan kendali di Tikungan 13 dan jatuh, sebuah pukulan telak bagi ambisinya meraih gelar. Kemenangan Marc Marquez sementara Jorge Martin harus puas finis kelima, membuat Marquez kini memuncaki klasemen dengan keunggulan 33 poin atas Bezzecchi.

"Sayangnya, semuanya berjalan baik, tetapi saya melakukan kesalahan di Tikungan 13 dan kehilangan bagian depan," ujar Bezzecchi kepada media setelah balapan. Ketika ditanya apakah ia merasakan tekanan untuk menang di kandang, ia menjawab dengan tegas: "Tidak. Ketika Anda start pertama, Anda ingin menang. Tidak peduli itu Misano."

- Advertisement -
Advertisement

Bezzecchi menjelaskan bahwa ia sedikit keluar dari jalur ideal melalui rangkaian tikungan kanan cepat menuju Tikungan 13, yang akhirnya mendorongnya keluar dari garis balap saat memasuki zona pengereman. "Tentu saja, ketika tangki penuh, Anda harus mengatur titik pengereman sedikit lebih baik," jelasnya. "Saya sedikit terguncang di bagian cepat, jadi saat mengerem saya tidak menutup garis dengan sempurna dan sayangnya kehilangan bagian depan."

Kegagalan finis Bezzecchi di Misano menandai hasil tanpa poin kelimanya pada hari Minggu musim ini, dan yang kelima dalam tujuh putaran terakhir. Namun, ia bersyukur karena Grand Prix Austria akan digelar dalam beberapa hari, memberinya kesempatan untuk "reset". "Ini berat, tapi pada akhirnya kita tidak bisa kembali ke masa lalu," ujarnya. "Jadi, kami akan bekerja keras. Untungnya, Austria segera tiba, jadi kami akan pulang, mencoba reset, bekerja di gym, dan kemudian menuju Spielberg."

Baca Juga Aprilia Mendominasi MotoGP, Marquez Masih Mengintai

Crash ini terjadi beberapa minggu setelah ia menderita beberapa cedera akibat jatuh di Jerman. Meski demikian, ia menyatakan bahwa sejauh ini tidak ada cedera yang memburuk akibat insiden di Misano. "Sepertinya tidak apa-apa, tapi adrenalin masih mengalir. Jadi, nanti malam saya akan lebih memahami, mungkin besok pagi. Tapi itu bukan crash yang besar."

Marco Bezzecchi crash di Misano
Marco Bezzecchi jatuh saat memimpin balapan di Misano. (Foto: Crash.net)

Dengan Kejuaraan Dunia yang semakin ketat, kesalahan Bezzecchi di Misano bisa menjadi titik balik dalam perebutan gelar. Pembalap Aprilia itu harus segera bangkit jika ingin tetap menempel Marquez, yang kini tampil konsisten. Sirkuit Red Bull Ring di Austria, yang akan menjadi tuan rumah putaran berikutnya, menawarkan kesempatan bagi Bezzecchi untuk bangkit dan mengurangi defisit poin. Namun, ia harus memastikan bahwa tekanan tidak mengganggu fokusnya, terutama dengan musim yang masih panjang.