Jakarta,  Nusantara Media – Insiden berdarah yang dipicu perselisihan sepele atau fenomena "senggol bacok" kembali memakan korban jiwa.

Ahmad Hidayah (20), seorang pemuda asal Kampung Tanjungsari, Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, tewas mengenaskan setelah dibacok orang tak dikenal di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (4/5/2026).

Peristiwa tragis ini terjadi di Jalan Pedongkelan Dalam, Kelurahan Kapuk, sekitar pukul 14.00 WIB. Ironisnya, korban diketahui baru saja menginjakkan kaki di Jakarta selama satu hari untuk mulai bekerja di sebuah toko roti demi membantu ekonomi keluarganya.

- Advertisement -

Menurut informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban sedang berjalan kaki untuk membeli makanan dan pulsa. Di tengah perjalanan, korban terlibat cekcok mulut dengan seorang pengendara sepeda motor. Perselisihan singkat tersebut berujung pada aksi kekerasan brutal menggunakan senjata tajam.

Warga di sekitar lokasi sempat mendengar teriakan minta tolong. Namun, saat warga tiba, korban ditemukan sudah dalam posisi telungkup dengan luka parah di bagian dada. Ahmad Hidayah dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Pihak kepolisian bergerak cepat mengidentifikasi pelaku. Terduga pelaku diketahui berinisial RS (21), warga Jasinga, Bogor, yang langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor usai melakukan aksinya.

Berdasarkan penyelidikan sementara, motif pembacokan diduga kuat karena persoalan "senggol bacok" atau kesalahpahaman akibat senggolan fisik di jalan.

Kepergian Ahmad meninggalkan duka mendalam bagi keluarga di Pandeglang. Staf Desa Teluk, Umdatul Haeriyah, mengonfirmasi bahwa korban merupakan seorang anak yatim yang merantau ke Jakarta dengan harapan bisa membiayai pengobatan ibunya yang sedang menderita stroke.

"Bapaknya sudah meninggal, dia menyusul kakak perempuannya ke Jakarta untuk bekerja. Kondisi ibunya saat ini juga sedang sakit stroke," ujar Umdatul.

Jenazah korban telah dipulangkan ke kampung halaman dan dimakamkan oleh pihak keluarga. Saat ini, kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap pelaku dan mendalami keterangan saksi-saksi untuk mengungkap kasus ini secara tuntas.