Alpine resmi mengumumkan penunjukan Mike Elliott sebagai Chief Technical Officer (CTO) baru, menandai langkah strategis tim asal Enstone tersebut dalam memperkuat struktur teknis menjelang musim 2026. Pria asal Inggris berusia 52 tahun itu kembali ke Enstone untuk periode keduanya setelah sebelumnya menjabat sebagai principal aerodynamicist antara 2008 hingga 2012.
Elliott bukan nama sembarangan di paddock Formula 1. Ia menghabiskan 11 tahun bersama Mercedes, periode di mana tim berjuluk Silver Arrows itu mendominasi dengan delapan gelar konstruktor beruntun. Perannya sebagai head of aerodynamics kemudian technology director menjadi fondasi kesuksesan Mercedes pada era 2014-2021. Total, Elliott memiliki pengalaman 23 tahun di F1 bersama Renault, McLaren, dan Mercedes.
Namun, keputusan Elliott hengkang dari Mercedes pada akhir 2023 tidak lepas dari kegagalan tim memenangkan balapan sepanjang musim tersebut. Mercedes terjebak dalam konsep desain sidepod radikal 'zero-pod' yang diperkenalkan pada awal era ground-effect 2022. Konsep itu tidak membuahkan hasil dan baru ditinggalkan menjelang regulasi mesin baru 2026. Elliott sempat dipindahkan ke peran CTO dalam reorganisasi besar awal 2023 yang juga melibatkan kembalinya James Allison sebagai technical director.
Kini, di Alpine, Elliott akan memimpin dan mengawasi fungsi teknis dan engineering di pabrik Enstone. Tugasnya tidak ringan: membawa tim yang saat ini berada di peringkat keenam klasemen konstruktor dengan 68 poin setelah 16 balapan, tertinggal sembilan poin dari Racing Bulls di posisi kelima. Alpine jelas berharap kehadiran Elliott dapat mendongkrak performa dan mengembalikan tim ke jalur kompetitif.
Menariknya, Alpine sejak awal musim 2026 menggunakan power unit dari Mercedes. Sinergi antara Elliott yang pernah lama menangani mesin Mercedes dan tim yang kini memakai unit tenaga Jerman tersebut bisa menjadi keuntungan tersendiri. Pengetahuan mendalam Elliott tentang sistem Mercedes berpotensi mempercepat adaptasi dan integrasi di Alpine.
Baca Juga Norris Ubah Kelemahan Jadi Kekuatan, Kini Makin DitakutiKeputusan Alpine merekrut Elliott juga mengirim sinyal bahwa tim tidak puas dengan posisi saat ini dan siap melakukan investasi besar untuk masa depan. Dengan regulasi teknis yang akan berubah signifikan pada 2026, memiliki sosok berpengalaman seperti Elliott bisa menjadi pembeda dalam menghadapi tantangan baru.
Bagi Elliott sendiri, ini adalah kesempatan untuk membangun kembali reputasinya setelah akhir yang kurang mulus di Mercedes. Kembali ke Enstone, tempat ia pernah berkontribusi, bisa menjadi motivasi tambahan untuk membuktikan bahwa keahliannya masih relevan dan mampu membawa perubahan positif.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!