Fernando Alonso memberikan kejutan manis di tengah musim Formula 1 2026 yang penuh tekanan. Juara dunia dua kali itu mengungkapkan bahwa putranya, Leonard, telah merasakan angin di wajahnya dari kokpit go-kart ketika baru berusia dua bulan. Pengakuan ini disampaikan Alonso dalam wawancara dengan program radio Spanyol, El Larguero, seperti dikutip Motorsport.com.
“Kami sudah mencoba satu putaran di go-kart. Saat dia berusia dua bulan, saya menggendongnya dan mengajaknya berputar. Dia sudah merasakan angin di wajahnya,” ujar Alonso. Leonard kini berusia enam bulan, buah cinta Alonso dengan pasangannya, Melissa Jimenez, yang lahir pada Maret 2026. Momen sederhana itu menjadi simbol bagaimana kecintaan pada balap mulai ditularkan sejak dini.
Bagi pembalap yang biasanya sangat tertutup soal kehidupan pribadi, berbagi cerita tentang Leonard adalah hal yang jarang terjadi. “Saya pikir dia senang dengan semuanya. Saat ini dia anak yang sangat murah senyum, dan itu sungguh luar biasa,” tambahnya. “Ketika saya di rumah, momen-momen kecil yang saya miliki mengompensasi semua kesulitan yang kami hadapi secara profesional.”
Kesulitan profesional yang dimaksud Alonso tidak main-main. Aston Martin memasuki musim 2026 dengan ekspektasi tinggi setelah menjalin kemitraan unit daya dengan Honda dan mendatangkan Adrian Newey sebagai arsitek teknis. Namun, masalah pada mobil dan mesin muncul sejak awal. Tim berbasis di Silverstone itu kemudian memperkenalkan mobil spesifikasi B pada Grand Prix Hungaria, disusul pembaruan unit daya pada balapan berikutnya. Hingga kini, mereka masih tertahan di peringkat 10 klasemen konstruktor dengan koleksi tiga poin.
Di tengah performa yang belum sesuai harapan, Alonso justru menemukan kebahagiaan di luar lintasan. Ia telah menandatangani perpanjangan kontrak dengan Aston Martin yang akan menahannya di F1 setidaknya hingga akhir 2027. “Tahun depan saya ingin berbagi sirkuit, perjalanan keliling dunia, dan mengambil banyak foto bersamanya,” ungkapnya. “Ketika saya meninggalkan Formula 1, jelas saya tidak akan bepergian ke 24 negara setiap tahun, kan? Jadi semoga saya bisa berbagi lebih banyak dengannya.”
Baca Juga Laurent Mekies Sebut Red Bull Tertinggal dari Tiga RivalPernyataan itu menyiratkan bahwa Alonso mulai memikirkan warisan dan keseimbangan hidup. Meski masih kompetitif di usia 45 tahun, ia sadar bahwa masa-masa bersama Leonard tidak akan menunggu. Sementara itu, di lintasan, ia masih harus membantu Aston Martin keluar dari keterpurukan. Mobil B-spec dan peningkatan unit daya diharapkan bisa mendongkrak performa, tetapi hasilnya belum terlihat signifikan.
Bagi para penggemar, cerita Alonso ini mengingatkan bahwa di balik helm dan balapan, ada kehidupan yang terus berjalan. Momen naik go-kart bersama Leonard mungkin hanya beberapa detik, tetapi maknanya jauh lebih dalam. Alonso tidak hanya mencetak sejarah di sirkuit, tetapi juga sedang membangun kenangan bersama buah hatinya.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!