George Russell akhirnya buka suara soal paket upgrade besar Mercedes yang debut di Grand Prix Bahrain 2026. Setelah sesi latihan Jumat di Sirkuit Sepang, Malaysia, pembalap Inggris itu mengaku merasakan tambahan downforce, namun masih terganggu oleh masalah degradasi ban yang membuat performa W17 belum optimal.

Upgrade Pertama Sejak Kanada

Mercedes membawa pembaruan signifikan pertama sejak Grand Prix Kanada akhir Mei lalu. Mobil W17 yang mendominasi musim 2026 ini mendapat revisi besar pada lantai, suspensi belakang, dan bodi. Sayangnya, debut upgrade tersebut tidak berjalan mulus. George Russell dan pemimpin klasemen Andrea Kimi Antonelli hanya menempati posisi ketujuh dan kedelapan di FP2.

“Saya merasakan downforce di beberapa tikungan, tapi dengan tingkat panas dan degradasi ban seperti ini, itu lebih mendominasi segalanya,” ujar Russell. “Kami harus mengatasinya malam ini. Itu lebih soal setelan daripada upgrade itu sendiri.”

- Advertisement -
Advertisement

Kesulitan Menilai Performa Murni

Russell menambahkan bahwa membawa upgrade ke sirkuit mana pun selalu membuat penilaian performa murni jadi sulit. “Jika kami membawa mobil baru minggu lalu, kami akan bilang semuanya luar biasa. Tapi jika kami memakai versi lama hari ini, saya rasa hasilnya tidak akan jauh berbeda,” jelasnya.

Wakil principal Mercedes, Bradley Lord, mengonfirmasi bahwa upgrade bekerja sesuai ekspektasi. “Semuanya berjalan seperti yang diharapkan, para pembalap mengatakan mereka merasakan perbedaan di tikungan cepat,” kata Lord. “Gambaran kompetitif di sini, di sirkuit dengan konten tikungan medium-ke-cepat lebih banyak, terlihat lebih mirip Hungaria daripada Baku akhir pekan lalu.”

Baca Juga Rosberg vs Brundle: Siapa Salah dalam Insiden Hamilton-Leclerc di Monza?

Persaingan Ketat dengan Red Bull dan McLaren

Meski Mercedes diunggulkan, Russell menyadari timnya menghadapi pertarungan sengit. Ia menyoroti kecepatan Max Verstappen dan McLaren. “Saat ini, Verstappen terlihat sangat cepat, dan pace balapan McLaren juga tampak kencang. Tapi, never say never,” tutupnya.

Verstappen memimpin FP1, sebelum Charles Leclerc dari Ferrari menjadi yang tercepat di FP2. Dengan sirkuit Sepang yang memiliki karakter tikungan cepat, Mercedes berharap bisa memaksimalkan upgrade untuk kualifikasi dan balapan.

George Russell di paddock Mercedes
George Russell berbicara dengan engineer di paddock Sepang.