Sesi latihan bebas Grand Prix Australia di Sirkuit Phillip Island mendadak dihentikan dengan pengibaran bendera merah akibat insiden kontroversial yang melibatkan Alex Marquez dan Marco Bezzecchi. Kecelakaan aneh yang terjadi di area tikungan cepat tersebut langsung menyita perhatian paddock, memicu perdebatan sengit mengenai kalkulasi jarak pengereman di lintasan yang terkenal dengan terpaan angin kencangnya.
Insiden bermula ketika Bezzecchi membayangi pembalap Gresini Racing tersebut pada menit-menit awal sesi latihan sore. Keduanya mengambil jalur balap yang berbeda saat melibas Tikungan 3 yang dinamai dari legenda balap Australia, Casey Stoner. Setelah sedikit melebar di tikungan tersebut, Bezzecchi mencoba melakukan manuver untuk menyalip sang pembalap Spanyol, namun justru menghantam bagian belakang motor Ducati yang dikendarai oleh Marquez.
Benturan keras tersebut merontokkan sebagian besar komponen bodi motor Aprilia yang ditunggangi Bezzecchi. Pembalap asal Italia itu kemudian meluncur lurus ke arah Tikungan 4 dan terjatuh di area gravel, di mana kaki kanannya sempat terjepit di bawah motor untuk beberapa saat. Untungnya, tidak ada cedera serius yang dialami oleh sang pembalap, namun marshal balapan terpaksa menghentikan sesi menggunakan bendera merah demi membersihkan serpihan komponen yang berserakan di atas lintasan.
Menanggapi insiden tersebut dalam sesi wawancara media, Alex Marquez tidak ragu menunjuk pembalap Aprilia tersebut sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kecelakaan itu. Ia menegaskan bahwa dirinya berada di posisi terdepan dengan menggunakan jalur balap yang ideal dan ritme yang konstan, sehingga tidak ada ruang baginya untuk menghindari tabrakan tersebut.
“Saya berada di depan. Saya berada di jalur normal, dalam ritme yang normal,” ungkap pembalap berusia 30 tahun tersebut. “Saya pikir ide dia adalah untuk menyalip saya pada titik itu, karena dia lebih cepat daripada saya, tetapi dia sedikit salah memperhitungkan jarak. Namun tidak terjadi apa-apa, jadi semuanya baik-baik saja, situasinya memang seperti ini dan sudahlah.”
Baca Juga Cedera Bahu dan GP26 Hambat Performa Alex Marquez di MotoGP 2026Di sisi lain, Marco Bezzecchi memberikan pembelaan dan menjelaskan sudut pandangnya terkait insiden horor tersebut kepada media Italia, Sky Italia. Ia mengakui bahwa kondisi angin yang sangat kencang dan tidak terprediksi di Sirkuit Phillip Island turut menjadi faktor kontribusi utama yang memperkeruh situasi di atas lintasan.
“Hal-hal seperti ini bisa terjadi. Kami sangat dekat; dia mengerem di titik yang tidak saya duga. Saya hanya menyerempetnya, namun kemudian saya keluar ke rumput dan terpeleset,” jelas Bezzecchi. “Ada banyak angin dan ketika saya berada dalam posisi dekat, sangat sulit untuk menghindarinya. Inilah mengapa saya menyentuh kakinya, namun pada akhirnya, tidak ada hal yang luar biasa. Semuanya baik-baik saja.”
Terlepas dari insiden tersebut, Bezzecchi mampu bangkit dan mencatatkan waktu lap tercepat pada hari itu, memimpin dominasi pabrikan Noale yang menempatkan pembalapnya di posisi 1-2-4-5. Sementara itu, Marquez juga sempat mengalami kecelakaan di tikungan yang sama menjelang akhir sesi, namun ia tetap bersyukur karena catatan waktu sebelumnya sudah cukup aman untuk mengantarkannya langsung lolos ke sesi kualifikasi Q2.

Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!