MotoGP, Nusantara Media - Pembalap Alex Marquez menyatakan dirinya kini lebih siap menghadapi tekanan perebutan gelar MotoGP 2026 setelah pengalaman tak terduga sebagai penantang serius musim lalu bersama Gresini Ducati.
Marquez menjadi salah satu kejutan terbesar pada musim 2025 dengan mencatat tujuh finis runner-up beruntun di awal musim, sebelum meraih kemenangan perdana MotoGP di Jerez. Meski menggunakan motor GP24 spesifikasi lama, ia tetap menjadi rival terdekat sang kakak sekaligus juara dunia, Marc Marquez.
Namun, pembalap asal Spanyol itu mengakui bahwa transisi cepat dari posisi outsider menjadi kandidat juara sempat membuatnya kesulitan dalam mengelola situasi.
“Saya merasa lebih siap sekarang, karena tahun lalu langkah dari 2024 ke 2025 sangat besar dan saya belum punya pengalaman untuk menghadapi semua situasi dengan baik,” ujarnya.
Ia menilai bahwa mempertahankan performa seperti musim lalu sudah menjadi pencapaian penting, meskipun tetap memiliki ambisi untuk meraih hasil yang lebih baik di musim baru.
“Mengulang musim seperti tahun lalu sudah sangat bagus, tapi tentu saja Anda selalu ingin lebih.”
Marquez juga mengungkapkan bahwa kurangnya pengalaman dalam perebutan gelar menjadi faktor utama kesalahan yang ia lakukan pada beberapa balapan penting.
“Saya belum punya pengalaman bertarung untuk gelar MotoGP atau melawan Marc dan pembalap lain di depan. Sebelumnya saya selalu melihat mereka dari jauh.”
Menurutnya, fokus berlebihan terhadap klasemen kejuaraan justru menjadi titik balik yang berdampak negatif terhadap performanya.
“Di satu titik saya terlalu memikirkan kejuaraan dan tidak memaksimalkan potensi motor. Di situlah kesalahan mulai terjadi.”
Memasuki musim 2026, Marquez kini menggunakan motor GP26 spesifikasi terbaru. Hasil tes pramusim menunjukkan potensi kuat, termasuk menjadi yang tercepat di Sepang dan finis lima besar di Buriram.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa hasil tes belum mencerminkan kekuatan sebenarnya di lintasan balap.
“Akhir pekan balapan akan menunjukkan posisi kami yang sebenarnya. Tes dan balapan itu berbeda.”
Ia menambahkan bahwa gambaran kompetitif baru akan terlihat jelas setelah beberapa seri awal musim berjalan.
“Setelah tiga atau empat balapan, baru kita tahu di mana posisi kita dan untuk apa kita bisa bersaing.”
Sementara itu, rekan setimnya di Gresini, Fermin Aldeguer, dipastikan absen pada seri pembuka akibat cedera patah kaki yang dialaminya saat latihan.
Dengan pengalaman musim lalu dan paket teknis yang lebih kompetitif, Alex Marquez memasuki 2026 sebagai salah satu kandidat kuat, dengan fokus memperbaiki aspek mental dan konsistensi dalam perebutan gelar juara dunia.
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!