Alex Albon menegaskan tidak ada masalah berarti dengan rekan setimnya di Williams, Carlos Sainz, menyusul tabrakan mereka di Grand Prix Belanda. Keduanya bahkan sempat sarapan bersama pada Senin pagi untuk mencairkan suasana.

Sainz sendiri langsung mengaku bertanggung jawab penuh atas insiden yang terjadi di Zandvoort itu, yang berujung pada penalti 10 detik. Saat bertahan di tikungan 1 dengan ban keras yang sudah tua, pembalap asal Spanyol itu terkena gundukan di jalur dalam, terkunci, dan tergelincir menabrak rekan setimnya. Dampak kontak tersebut merusak lantai mobil Albon dan memaksanya mundur dari balapan. Sainz finis di posisi 16.

Meski begitu, Albon memastikan tidak ada dendam di antara mereka. Dalam wawancaranya di podcast The Fast And The Curious, ia bercerita sambil tersenyum: "Kami sarapan pada hari Senin. Carlos menawarkan bayar. Saya izinkan dia bayar."

- Advertisement -
Advertisement

"Semua santai. Saya pikir orang-orang suka membesar-besarkan, tapi ini tidak seperti Max dan Daniel [Verstappen dan Ricciardo di Baku 2018]. Buat saya, itu yang penting. Anda bisa lihat di media pen setelah balapan, pewawancara seperti menjilat bibir, mereka sangat bersemangat. Jadi Anda hanya perlu menahan dan bilang, 'Tidak, kami tidak akan ke arah itu.'"

Alih-alih meratapi peluang yang hilang, Albon bercanda bahwa insiden itu membuatnya punya hak untuk menabrak Sainz sekali sebagai balasan demi keadilan tim. Saat ditanya apakah ia boleh "menabrak" Sainz sebagai pembalasan, Albon tertawa: "Saya pikir itu ide bagus. Saya tidak yakin tim akan setuju," sebelum menambahkan, "Saya sebaiknya tidak bicara ini karena akan jadi berita sendiri."

Baca Juga Marcin Budkowski dan Daftar Tugas Panjang di Cadillac F1

Albon juga berbagi cerita soal sarapan mereka di Monako. "Sungguh, Lily punya telur orak-arik dengan kaviar. Saya hanya punya roti alpukat klasik, lalu Carlos dan saya berbagi pancake protein."

"Carlos terlalu percaya diri soal pancake-nya. Dia punya keyakinan yang belum pernah saya lihat pada siapa pun soal pancake. Cara dia bicara tentang cara membuat pancake, Anda mengira dia pelatihnya Gordon Ramsay."