Keputusan mengejutkan diambil Cadillac F1 saat mengganti prinsipal tim pendiri, Graeme Lowdon, di tengah musim. Kini, Marcin Budkowski datang dengan segudang pekerjaan rumah untuk membenahi tim anyar tersebut dan mempercepat laju perkembangannya.
Di bawah kepemimpinan Lowdon, Cadillac sukses membangun tim dari nol dalam situasi sulit. Persetujuan resmi untuk turun di grid baru didapat kurang dari setahun sebelum seri pembuka 2026. Kini, operasional tim yang dimiliki TWG Motorsports itu telah tumbuh menjadi 400 karyawan yang tersebar di Silverstone dan fasilitas GM di North Carolina, sambil terus membangun markas baru di dekat Indianapolis.
Namun, meski semua tenggat terpenuhi untuk menjadi tim ke-11 F1, kurangnya progres dan masalah berulang pada kualitas produksi serta perakitan mobil mulai membuat frustrasi para pembalap, Valtteri Bottas dan Sergio Perez. Perez bahkan sempat mengungkapkan di Belgia bahwa ia berharap tim sudah lebih maju dari kenyataannya. Masalah rem yang berulang juga belum tuntas, dan solusi yang dicoba kembali gagal di Hungaria.
Masalah-masalah awal itu memang wajar bagi tim baru, tetapi tampaknya kesabaran pemilik juga habis. Saat jeda musim panas, CEO Dan Towriss memutuskan mengganti Lowdon dengan Budkowski, insinyur Polandia berusia 49 tahun yang kariernya cemerlang bersama Ferrari, McLaren, Renault, dan FIA selama 25 tahun terakhir.
Di dalam tim, sudah lama ada keyakinan bahwa sebagian operasional perlu direstrukturisasi. Namun, pergantian di posisi puncak ini tetap di luar dugaan. Lowdon baru diberi tahu pada pagi hari pengumuman, tetapi ia disebut kooperatif dan dihormati karena jasanya membawa tim ini ke grid.
Baca Juga Manajer Verstappen Raih Pujian atas Kenaikan Gaji di Kontrak Baru Red BullBottas setuju bahwa "sesuatu harus berubah" di tim, tetapi ia tidak menyangka Lowdon yang menjadi korbannya. Pebalap Finlandia itu mengaku perasaannya campur aduk karena masih mencerna pemecatan orang yang membawanya ke Cadillac. "Perubahan besar di tengah musim selalu mengejutkan pada awalnya," kata Bottas di Zandvoort. "Tetapi Dan menjelaskan alasannya dan saya menghormati itu. Saya pikir sesuatu perlu diubah. Beberapa masalah yang kami hadapi terus berlarut-larut."
Kini, Budkowski harus segera membenahi produksi, kualitas mobil, dan komunikasi tim. Ia juga perlu membangun kepercayaan para pembalap yang sempat goyah. Pekerjaan besar menanti, dan waktu terus berjalan.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!