Fabio Quartararo dan Yamaha akhirnya duduk bersama untuk melunasi ketegangan yang muncul setelah MotoGP Aragon. Direktur tim Monster Yamaha, Massimo Meregalli, mengonfirmasi bahwa pertemuan itu digelar untuk mencairkan situasi. Quartararo, yang akan hijrah ke Honda musim depan, sebelumnya menyatakan enggan membantu pengembangan mesin V4 Yamaha setelah permintaannya untuk mencoba ban Pirelli 2027 di tes Austria ditolak.

Namun, setibanya di Misano, Quartararo mengungkapkan bahwa semuanya sudah diselesaikan. "Kami mengadakan pertemuan, semuanya sudah dibereskan, dan semua kembali normal," ujarnya. Pernyataan itu langsung meredakan spekulasi yang sempat memanas di paddock.

Meregalli, yang berbicara kepada reporter pit lane MotoGP, Jack Appleyard, dalam sesi latihan bebas pertama Jumat, menegaskan bahwa masalah tersebut telah dibahas tuntas. "Saya pikir Fabio memahami beratnya perkataannya setelah GP Aragon. Kami mengklarifikasi semuanya kemarin saat dia tiba, dan yang terpenting adalah bekerja secara profesional hingga akhir tahun," kata Meregalli.

- Advertisement -
Advertisement

Ia menambahkan bahwa bagi Yamaha, insiden Aragon sudah menjadi masa lalu. "Kami sangat fokus untuk memaksimalkan apa yang bisa kami lakukan dari sini hingga akhir musim. Kami tidak akan mengubah cara kerja kami. Begitu ada pembaruan, Fabio akan mendapatkannya. Itu sudah cara kami, dan kami akan terus menyelesaikan musim ini dengan cara kami," tegasnya.

Meregalli juga menjelaskan alasan Yamaha tidak mengizinkan Quartararo mengikuti tes Pirelli di Austria. "Tentang tes di Austria, saya pikir kami siap membiarkan pembalap yang akan pergi untuk menguji Pirelli jika semua orang melakukannya. Pada akhirnya, tidak seperti itu, dan kami menyusun rencana kami dengan cara yang berbeda," jelasnya.

Baca Juga Pecco Bagnaia Terjebak dengan GP25: Mengapa Tak Bisa Pakai GP24?

Yamaha diperkirakan akan menurunkan lineup Pramac musim depan, Toprak Razgatlioglu dan rookie Izan Guevara, pada tes kedua 850cc/Pirelli untuk pembalap MotoGP. Seperti Quartararo, pembalap baru tim pabrikan Yamaha, Jorge Martin dan Ai Ogura, yang saat ini masih di Aprilia, juga diprediksi absen dalam tes tersebut.

Meski demikian, Quartararo menunjukkan performa menjanjikan di Misano. Ia menjadi yang tercepat kesembilan dan Yamaha teratas di FP1. Hasil ini menjadi sinyal positif bahwa fokusnya tetap pada sisa musim, meski masa depannya sudah di Honda. Ketegangan yang sempat muncul pun tampaknya telah menjadi pelajaran berharga bagi kedua belah pihak untuk tetap profesional hingga akhir kompetisi.