Kerjasama antara Yamaha Motor Europe dan FIM Women’s Circuit Racing World Championship (WorldWCR) dipastikan akan segera berakhir setelah berjalan selama tiga musim kompetisi penuh. Pabrikan asal Jepang tersebut, yang telah bertindak sebagai pemasok motor eksklusif sejak kejuaraan ini pertama kali dibentuk pada tahun 2024, memutuskan untuk berpisah jalan setelah kalender balap musim 2026 rampung. Posisi strategis mereka nantinya akan diteruskan oleh pabrikan asal Tiongkok, CFMOTO, yang diproyeksikan menjadi pemasok motor resmi yang baru mulai musim 2027 mendatang dengan pengumuman resmi yang dijadwalkan dalam waktu dekat.
Peran pabrikan berlambang garputala ini sangat krusial dalam proses kelahiran dan fondasi awal WorldWCR, yang melakoni debut perdananya pada bulan Juni 2024 lalu di tengah akhir pekan balap WorldSBK di Misano World Circuit Marco Simoncelli, Italia. Sepanjang perjalanan awal kompetisi tersebut, seluruh peserta memacu motor Yamaha R7, yang sekaligus menjadi tulang punggung teknis kejuaraan dunia khusus wanita ini selama tiga tahun pertama penempatannya di kancah internasional.
Sejak pertama kali diperkenalkan ke muka publik balap motor dunia, kejuaraan ini telah mencatat partisipasi masif dari total 55 pembalap wanita yang datang dari 25 negara berbeda di seluruh dunia. Sejarah mencatat nama Ana Carrasco sukses keluar sebagai juara dunia perdana pada musim 2024, sebelum estafet gelar juara tersebut beralih ke tangan kompatriotnya asal Spanyol, Maria Herrera, yang mendominasi dan mengamankan titel bergengsi pada musim 2025.
Pihak penyelenggara WorldSBK secara terbuka menyampaikan apresiasi mendalam kepada Yamaha Motor Europe beserta mitra teknis mereka, JiR, atas dedikasi dan kontribusi nyata dalam mengawal perkembangan awal kejuaraan ini. Direktur Eksekutif WorldSBK, Gregorio Lavilla, memberikan pernyataan resmi terkait transisi besar yang terjadi di dalam tubuh kejuaraan balap motor wanita level dunia tersebut.
Baca Juga WorldSBK Prancis: Bulega Pede Sapu Bersih di Superpole Race Magny-CoursGregorio Lavilla mengungkapkan dalam keterangan resminya: “Ketika kami memperkenalkan WorldWCR, ambisi utama kami adalah untuk memberikan lebih banyak kesempatan kepada para pembalap wanita berbakat agar bisa berlaga di level kejuaraan dunia. Yamaha percaya pada visi tersebut sejak hari pertama dan telah membantu mewujudkannya secara nyata. Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak di Yamaha dan JiR atas komitmen serta kerja keras mereka selama tiga musim pertama ini. Saat WorldWCR bersiap menyambut babak baru, kami tetap teguh pada komitmen untuk terus memberi ruang berkembang bagi talenta-talenta wanita di dunia motorsport.”
Meskipun era pabrikan Jepang tersebut akan segera berakhir, mesin andalan yang selama ini digunakan tidak serta-merta lenyap begitu saja dari ekosistem balap global. Perangkat motor yang menjadi andalan para srikandi balap dalam tiga musim terakhir ini justru akan dialihfungsikan untuk mendukung pembinaan usia dini melalui ajang R3 bLU cRU Cup mulai musim kompetisi mendatang.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!