LEBAK, Nusantara Media – Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan Putra, wisatawan asal Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, yang dilaporkan hilang terseret arus di Pantai Pasir Putih, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tidak jauh dari lokasi awal tempatnya hanyut.
Insiden nahas ini bermula saat korban bersama delapan orang rekannya berkunjung ke kawasan Pantai Pasir Putih usai melakukan silaturahmi ke daerah Sawarna. Meski pengelola pantai sudah berulang kali memberikan imbauan agar tidak berenang terlalu ke tengah, tujuh dari sembilan orang dalam rombongan tersebut tetap nekat turun ke air.
Sekitar pukul 16.30 WIB, ombak besar tiba-tiba datang menghantam tiga orang yang saat itu masih berada di perairan dangkal. Kuatnya arus bawah laut menyeret dua orang di antaranya. Salah satu rekan korban bernama Bilal berhasil diselamatkan oleh warga dan petugas, namun nasib malang menimpa Putra yang terus terbawa arus hingga menghilang dari pandangan.
Setelah dilakukan pencarian intensif sejak dilaporkan hilang, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari BASARNAS, Kepolisian, dan potensi SAR lainnya akhirnya membuahkan hasil pada sore hari.
Komandan Tim Basarnas Banten, Estu, mengonfirmasi bahwa jasad korban berhasil diidentifikasi dan dievakuasi setelah petugas melakukan penyisiran darat yang ketat dari pagi hingga sore hari.
"Alhamdulillah, pada sore hari ini korban ditemukan tidak jauh dari LKP (Last Known Position) yang sudah mendekat ke pesisir daratan. Korban ditemukan sekitar pukul 17.05 WIB," ujar Estu dalam keterangannya di lokasi evakuasi.
Estu menjelaskan bahwa posisi penemuan jasad korban berada sekitar $200\text{ meter}$ dari titik awal dilaporkan hilang terseret ombak. Proses evakuasi jasad korban dari perairan menuju daratan sempat membutuhkan upaya khusus karena kondisi medan pantai.
"Untuk evakuasi sendiri, kita tadi menggunakan alat bantu tali dan ring buoy (pelampung cincin) untuk menarik korban ke darat," tambahnya.
Sesaat setelah berhasil dievakuasi ke daratan, jasad Putra langsung dibawa menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit (RS) Malingping untuk penanganan medis lebih lanjut serta proses identifikasi akhir.
Pihak BASARNAS menyatakan bahwa setelah seluruh proses administrasi dan visum di rumah sakit selesai, jasad korban akan segera diserahterimakan kepada pihak keluarga yang sudah menunggu.
"Untuk informasi selanjutnya, korban dibawa ke RS Malingping untuk penyerahan. Dari pihak rumah sakit, kita akan melakukan serah terima langsung kepada pihak keluarga korban agar bisa segera dibawa ke rumah duka di Jakarta," tutup Estu.
Dengan adanya kejadian ini, pihak kepolisian dan pengelola wisata Pantai Selatan Lebak kembali mengimbau kepada seluruh wisatawan agar selalu mematuhi rambu-rambu larangan berenang dan memperhatikan peringatan dari petugas demi keselamatan bersama.
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!