Banten, Nusantara Media - Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi menerima kedatangan Petugas Pendata Lapangan (PPL) Sensus Ekonomi 2026 dari Kelurahan Kota Baru, Kota Serang, pada Rabu (5/8/2026). Pendataan yang berlangsung di Rumah Dinas Gubernur Banten, Jalan Brigjen KH Syam’un No. 5, Kota Serang, ini menandai komitmen Pemerintah Provinsi Banten dalam mendukung penuh gelaran Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Proses pendataan dilakukan langsung oleh petugas PPL, Ia Yulia Siti Azizah, dengan didampingi oleh Kepala BPS Provinsi Banten, Yusniar Yuliana, serta Kepala BPS Kota Serang, Tri Tjahjo Purnomo. Melalui teknik wawancara tanya jawab, petugas menghimpun rincian data sosial dan ekonomi keluarga Gubernur Banten secara komprehensif.
Dalam keterangannya usai pendataan, Gubernur Banten Andra Soni menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 memiliki cakupan dan metodologi yang jauh lebih luas dibandingkan dengan pelaksanaan sensus 10 tahun sebelumnya.
Jika sensus periode lalu berfokus utama pada potret dunia usaha semata, Sensus Ekonomi 2026 memperluas batas pendataan hingga ke tingkat keluarga dan rumah tangga. Pendataan mencakup berbagai variabel vital, mulai dari susunan anggota keluarga, tingkat pendidikan, jenis pekerjaan, kondisi kesehatan, hingga kondisi sosial ekonomi masyarakat.
"Sensus Ekonomi 2026 berbeda dengan sensus ekonomi yang dilaksanakan 10 tahun lalu. Selain memotret dunia usaha, Sensus Ekonomi 2026 juga memotret keluarga dan sebagainya. Oleh karena itu, target populasi yang akan didata sangat besar dan menyeluruh," ungkap Andra Soni.
Ia menambahkan, pendataan ini tidak hanya menyasar korporasi skala besar dan menengah, tetapi juga menyisir sektor usaha mikro, kecil, hingga unit usaha berbasis rumah tangga (home industry). Langkah ini krusial untuk memberikan gambaran riil mengenai dinamika dan transformasi ekonomi Provinsi Banten selama satu dekade terakhir.
Gubernur menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bersama seluruh pemerintah kabupaten dan kota se-Provinsi Banten siap memberikan dukungan penuh bagi kelancaran tugas para petugas sensus di lapangan.
Bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui instruksi kepada para Bupati dan Wali Kota untuk memobilisasi seluruh perangkat daerah, mulai dari tingkat kecamatan, kelurahan/desa, hingga ke pengurus RT dan RW.
"Bahkan kami siap mendampingi para petugas sensus. Para Bupati dan Wali Kota akan melibatkan seluruh perangkatnya sampai ke tingkat RT. Langkah ini penting karena Sensus Ekonomi merupakan amanat undang-undang yang hanya dilaksanakan setiap 10 tahun sekali," tegasnya.
Andra Soni mengimbau seluruh lapisan masyarakat dan pelaku usaha di Banten untuk menyambut baik kedatangan petugas BPS dan memberikan data yang jujur serta akurat. Menurutnya, keberhasilan sensus ini akan menjadi landasan utama bagi penyusunan arah pembangunan daerah maupun nasional.
Hasil akhir dari Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi pijakan ilmiah (evidence-based policy) dalam merumuskan program pemberdayaan ekonomi, penyaluran bantuan, pengembangan iklim investasi, serta penciptaan lapangan kerja yang lebih efektif dan tepat sasaran di Provinsi Banten.
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!