Dominasi Max Verstappen kembali berlanjut di kancah Formula 1 ketika ia sukses mengamankan posisi terdepan untuk balapan sprint Grand Prix Singapura 2026. Sang juara bertahan tampil trengginas di atas lintasan Marina Bay, mengalahkan catatan waktu dari rival-rivalnya dalam sesi kualifikasi yang berjalan penuh drama, termasuk insiden bendera merah dan berbagai kendala teknis yang menimpa sejumlah tim papan atas.

Pebalap yang baru saja meraih kemenangan dominan di Malaysia tersebut hanya membutuhkan satu putaran tunggal yang bersih pada fase SQ3 untuk mengunci pole position sprint pertamanya musim ini. Verstappen membukukan catatan waktu impresif 1 menit 31,156 detik, sebuah torehan yang tidak mampu dikejar oleh para pesaing terdekatnya sepanjang sesi penentuan posisi grid tersebut.

Kejutan datang dari kubu Mercedes di mana George Russell justru tampil lebih gemilang menggunakan mobil spesifikasi lama ketimbang rekan setimnya. Russell berhasil merebut posisi kedua, terpaut 0,120 detik lebih lambat dari Verstappen, sementara pebalap muda sensasional Kimi Antonelli yang mengendarai versi mobil upgrade harus puas tercecer di posisi ketujuh. Russell sendiri dipastikan harus menerima penalti mesin untuk balapan utama hari Minggu, namun hasil ini tetap menggariskan bahwa ia berhak memulai balapan sprint hari Sabtu di barisan terdepan tepat di samping Verstappen.

- Advertisement -
Advertisement

Di belakang dua pebalap terdepan, persaingan ketat terjadi antara Ferrari dan McLaren. Charles Leclerc membawa mobil Scuderia Ferrari di posisi ketiga tercepat, mengungguli duo McLaren masing-masing Oscar Piastri dan Lando Norris. Sementara itu, Lewis Hamilton menyusul di posisi keenam di atas mobil Ferrari kedua setelah mengambil catatan waktu SQ3 lebih awal dibanding para pebalap lainnya.

Baca Juga Russell Dapat Penalti Mesin F1, Mercedes Belum Tentukan Sirkuit

Sesi kualifikasi ini juga diwarnai oleh insiden yang melibatkan sejumlah pebalap papan tengah dan bawah, termasuk bendera merah pada sesi SQ1 akibat kecelakaan yang dialami Sergio Perez. Dengan dinamika persaingan yang ketat serta variasi spesifikasi mesin dan aerodinamika, balapan sprint di Singapura diprediksi akan menyajikan pertarungan strategis yang sangat memikat bagi para penggemar motorsport global.