Max Verstappen melontarkan candaan terkait masa depannya di Formula 1 menyusul keputusan Red Bull yang merekrut Robin Raikkonen, putra juara dunia 2007 Kimi Raikkonen, ke dalam program pengembangan pembalap mereka. Pembalap berusia 11 tahun yang akrab disapa 'Ace' itu resmi bergabung dengan akademi Red Bull mulai 2027.
Verstappen, yang masih terikat kontrak dengan Red Bull hingga akhir 2030, secara ringan menyinggung kemungkinan dirinya harus menyerahkan kursi balapnya suatu hari nanti. "Saya bertemu mereka sebelum balapan hari Minggu [Grand Prix Italia]. Mereka duduk di lantai atas, jadi saya mengobrol sebentar dengan Kimi dan Robin," ujarnya. "Itu menyenangkan. Saat mereka ada di sekitar, saya sempat berbicara dan saya tahu dia sudah menandatangani kontrak. Senang melihatnya."
Ketika ditanya apakah ia mungkin tidak lagi membalap saat Raikkonen mencapai F1, pembalap berusia 28 tahun itu bercanda: "Ya, siapa tahu. Mungkin, mungkin tidak. Saya kira pada akhirnya mereka juga butuh kursi untuknya di tim. Jadi, ya, mungkin saya akan menyingkir."
Kepala tim Red Bull, Laurent Mekies, memberikan komentar resmi mengenai perekrutan Robin. "Dia sudah menunjukkan kemampuan luar biasa di karting. Kecepatan, racecraft, dan bakat alaminya telah menempatkannya sebagai salah satu pembalap muda paling menjanjikan di kelompok usianya," kata pria Prancis itu. "Pada saat yang sama, dia mengesankan dengan kedewasaannya, pendekatannya yang tenang, dan fokusnya yang jelas pada balapan. Tujuan kami adalah mengembangkannya langkah demi langkah, tanpa memberikan tekanan yang tidak perlu. Jalur melalui motorsport sangat panjang dan kami akan memberinya waktu, dukungan, dan sumber daya yang dia butuhkan untuk memaksimalkan potensinya."
Baca Juga Norris Buka Suara Soal Masa Depan di McLaren Hingga 2030Red Bull berharap Robin dapat mengikuti jejak ayahnya yang legendaris, Kimi Raikkonen, yang mengoleksi 21 kemenangan dan 103 podium dari 349 balapan F1 sebelum pensiun pada 2021. Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Red Bull dalam membina talenta muda untuk masa depan.
Verstappen sendiri saat ini masih menjadi andalan Red Bull dan telah meraih empat gelar juara dunia. Meski demikian, pernyataannya menunjukkan sisi humorisnya terkait dinamika kursi balap di tim yang bermarkas di Milton Keynes tersebut. Publik F1 pun menantikan apakah Robin Raikkonen akan benar-benar mengikuti jejak sang ayah dan mungkin suatu hari nanti bersaing di grid bersama atau bahkan menggantikan posisi Verstappen.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!