Yuki Tsunoda langsung meminta maaf kepada rekan setimnya di Racing Bulls, Arvid Lindblad, setelah kontak di awal sprint Grand Prix Belanda. Insiden di Tikungan 1 Zandvoort itu beruntung tidak berdampak besar pada hasil balapan.

Tsunoda kembali turun di Formula 1 akhir pekan ini setelah Racing Bulls kehilangan Isack Hadjar akibat retak pergelangan tangan. Liam Lawson dipromosikan menggantikan Hadjar, sementara Tsunoda ditarik dari liburannya di Yunani untuk mengisi kursi yang ditinggalkan Lawson.

Pembalap Jepang itu cepat beradaptasi dengan mobil generasi baru, dan memulai sprint dari posisi ke-12, satu strip di belakang Lindblad. Namun saat mencoba menekan di Tikungan 1, ia terlalu cepat menarik gas dan menghantam bagian belakang mobil rekan setimnya.

- Advertisement -
Advertisement

“Saya benar-benar masuk tikungan seperti tahun lalu,” ujar Tsunoda. “Saya lupa grip-nya berkurang. Saya juga terkejut banyak orang melambat di Tikungan 1, lebih dari yang saya kira. Saya minta maaf kepada Arvid. Saya akan lebih hati-hati besok karena ia masih di depan saya.”

Baca Juga Norris Sebut McLaren Jauh dari Cukup Baik Usai Sprint GP Belanda

Untungnya, kontak itu tak memengaruhi jalannya sprint. Lindblad finis ke-10, sementara Tsunoda ke-13. Pada balapan utama Minggu, keduanya akan start berdekatan lagi: Lindblad di posisi ke-10 dan Tsunoda di ke-12.

Lindblad mengaku merasakan sedikit benturan, tapi memaafkan rekan setimnya. “Sedikit, ya. Tapi itu tidak disengaja. Setelah balapan, dia langsung minta maaf. Saya sempat ingat, tapi cepat melupakannya karena efeknya kecil,” katanya.