Banten, Nusantara Media - Anak dan cucu para pejuang cacat veteran Kemerdekaan Republik Indonesia yang mendiami Perumahan Komplek Cacat Veteran RT 03 RW 010, Ciracas, Kelurahan Serang, Kecamatan Serang, Kota Serang, Provinsi Banten, kembali menggelar tradisi munggahan pada Minggu (15/2/2026). Kegiatan ini sekaligus dirangkai dengan gotong royong bersih-bersih Mushola An-Nur untuk menyambut bulan suci Ramadan 1447 H/2026.
Tradisi munggahan, yang berasal dari kata "munggah" dalam bahasa Sunda (berarti naik atau keluar dari kebiasaan sehari-hari), merupakan cara masyarakat Islam suku Sunda menyambut Ramadan dengan persiapan spiritual dan fisik. Kali ini, sekitar 100 Kepala Keluarga (KK) warga komplek terlibat secara gotong royong, tanpa membedakan status sosial, untuk membersihkan dan memperbaiki mushola yang sebelumnya bernama Al-Muhajirin.
Kegiatan dimulai pagi hari dengan membersihkan lingkungan mushola, memperbaiki atap bocor, mengecat ulang dinding yang kusam, membersihkan saluran air untuk wudhu, serta merapikan area sekitar agar lebih nyaman dan indah. Anak-anak hingga orang dewasa turut serta, sementara kaum ibu menyiapkan makanan untuk sarapan pagi dan makan siang, menciptakan suasana kebersamaan penuh canda tawa.
Menurut Chandra selaku Ketua RT dan penanggung jawab kegiatan, didampingi Sekretaris Ade Junaedi, gotong royong ini adalah tradisi integral masyarakat Indonesia yang bertujuan mempererat tali persaudaraan, membangun kesadaran kebersihan lingkungan, dan menciptakan suasana khusyuk beribadah selama Ramadan. "Di bulan Ramadan, kita tidak hanya menjaga kebersihan fisik, tapi juga hati dan pikiran. Lingkungan bersih membantu mencegah penyakit dan mendukung ibadah seperti sholat tarawih," ujar Chandra.
Kegiatan ini sejalan dengan prinsip hidup sehat yang diterapkan warga komplek, memastikan persiapan menyambut Ramadan tidak hanya spiritual, tapi juga mencakup kebersihan fisik untuk kesehatan bersama.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!