Toprak Razgatlioglu menutup balapan MotoGP Misano dengan sensasi yang tak biasa. Pembalap Pramac Yamaha itu mencetak lap tercepatnya bukan di kualifikasi, melainkan di tengah balapan—tepatnya pada lap ke-12 dari 27, dengan ban medium bekas.
Waktu 1 menit 31,770 detik itu setengah detik lebih cepat dari catatan kualifikasinya hari Sabtu. Hanya Fermin Aldeguer dan Pedro Acosta yang lebih cepat pada lap tersebut. Menariknya, Toprak bahkan sempat lebih cepat dari Marc Marquez yang mencatat 1 menit 31,812 detik—meski Marquez saat itu sedang merebut kembali posisi terdepan dari Jorge Martin.
Namun, start dari posisi paling belakang dan kesulitan menyalip membuat balapan menjadi pengalaman yang menjengkelkan. "Kami selalu berjuang, tapi di lintasan lurus mereka membuat jarak," ujar Toprak. "Lalu di setiap tikungan, kami mendorong rem untuk menutup celah. Balapan selalu seperti ini."
Masalah utama adalah suhu ban depan yang meningkat drastis saat mengikuti pembalap lain, menyebabkan ban mulai mengunci. "Ini sulit karena saya tidak menyalip siapa pun. Saya hanya menutup celah, lalu melihat jarak lagi di lintasan lurus, menutup lagi. Setiap lap seperti ini," tambahnya.
Meski demikian, pace balapannya tetap mengesankan. "Saya juga terkejut karena setelah setengah balapan, saya mulai melakukan 1 menit 31 detik, dan ini sangat mengesankan. Saya juga terkejut karena saya melakukan 1 menit 31,7 detik, jadi lap terbaik saya akhir pekan ini terjadi di balapan," jelasnya. "Pace-nya sangat mirip dengan Fabio. Ini bagus untuk saya karena kami membuat langkah besar."
Baca Juga Marquez 'Attack Mode' di Aragon, tapi Waspada Persaingan KetatSayangnya, pace apik itu tidak berarti banyak jika terus start dari belakang. "Masalah terbesar bagi saya adalah start dari posisi terakhir. Jika start dari posisi 10, 12, atau 13, mungkin mudah untuk tetap di 10 besar. Karena pembalap di posisi 7-8 memiliki pace yang sama dengan saya," ujarnya. "Jadi bagi saya, kualifikasi itu penting. Ini sulit karena saya mencoba melakukan yang lebih baik dengan ban soft, tapi waktu lap tidak datang."
Toprak mengaku sudah berbicara dengan tim dan akan fokus pada hari Jumat di Austria untuk memperbaiki masalah kualifikasi. "Jika saya start sedikit di depan, mungkin saya bisa melakukan balapan yang jauh lebih baik, karena pace saya adalah 10 besar, tapi di sini mustahil untuk menyalip," pungkasnya. "Bagaimanapun, ini balapan yang positif karena saya melihat pace, terutama setelah setengah balapan, sangat kuat."
Dengan hasil ini, Toprak Razgatlioglu langsung menuju Red Bull Ring untuk balapan berikutnya, membawa pelajaran berharga bahwa kualifikasi akan menjadi kunci utama jika ingin bersaing di posisi yang lebih baik.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!