Lando Norris menghabiskan hari Senin dengan pengalaman yang jarang ia rasakan: mengemudikan McLaren MCL-HY, hypercar Le Mans, di Sirkuit Internasional Algarve, Portimao. Juara dunia Formula 1 itu menuntaskan 38 lap, setara 177 mil, dalam sesi uji coba sehari penuh.
Ini bukan kali pertama Norris menyentuh kemudi MCL-HY. Ia sempat mencobanya saat debut publik di Goodwood Festival of Speed, Juli lalu. Namun, uji coba di Portimao jauh lebih serius. McLaren menyebut program tersebut mencakup pengujian beberapa item pengembangan dan umpan balik dari pengalaman Norris di F1.
“Pertama-tama, terima kasih banyak kepada Tim Hypercar McLaren karena telah mengizinkan saya mengemudikan MCL-HY,” ujar Norris. “Menyenangkan bisa mencoba sesuatu yang baru, terutama di tengah persiapan sibuk mereka untuk tahun depan. Saya rasa kami juga mengumpulkan data berharga, dan saya berharap bisa memberikan sudut pandang berbeda yang berguna bagi tim.”
Norris tidak sendirian. Dua pembalap McLaren untuk 2027, Mikkel Jensen dan Laurens Vanthoor, turut hadir membantu pengembangan lebih lanjut sebelum merek Inggris itu debut di kelas Hypercar pada 2027. Kehadiran mereka menegaskan bahwa uji coba ini bukan sekadar atraksi, melainkan bagian dari persiapan serius menyambut era baru.
Kabar ini langsung memicu spekulasi tentang kemungkinan Norris tampil di Le Mans tahun depan. Bos McLaren Racing, Zak Brown, sebelumnya tertarik menurunkan Norris dan Oscar Piastri di ajang World Endurance Championship, meski itu bergantung pada apakah tim akan menurunkan mobil ketiga. Selain itu, jadwal F1 2027 belum dirilis, sementara WEC sudah menetapkan Le Mans pada 12-13 Juni. Jika ada bentrok, peluang itu bisa sirna.
Baca Juga Leclerc Pertanyakan Strategi Ferrari yang Bikin Gagal Podium di ZandvoortKepala tim Hypercar McLaren, James Barclay, tak menutup pintu. “Kami semua pembalap di McLaren Racing, dan berlaga di Formula 1, INDYCAR, dan WEC menciptakan peluang lintas seri yang menarik,” katanya. Pernyataan ini memberi harapan, tetapi juga menegaskan bahwa keputusan akhir akan sangat bergantung pada logistik dan komitmen Norris di F1.
Uji coba Portimao menjadi sinyal bahwa McLaren serius menggarap proyek Hypercar. Bagi Norris, ini kesempatan menyegarkan setelah kekecewaan di Grand Prix Spanyol, di mana Virtual Safety Car yang tak tepat waktu merenggut kemenangannya di sirkuit Madring. Kini, ia kembali ke markas dengan data dan sensasi baru, siap menghadapi sisa musim F1 sambil membuka pintu petualangan lintas disiplin.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!