Toprak Razgatlioglu mengakui musim debutnya di MotoGP sejauh ini terasa berat, tetapi ia tetap menyimpan ambisi besar untuk 2027. Rider Pramac Yamaha itu duduk di posisi ke-21 klasemen setelah 12 seri, dengan hasil terbaik finis ke-11.
Datang dari dua musim dominan di WorldSBK, Toprak Razgatlioglu jelas tidak puas dengan performanya saat ini. Namun, setiap perkembangan yang ia raih hingga akhir 2026 akan menjadi bekal menuju 2027, ketika targetnya melampaui sekadar finis di posisi 10 besar.
“Musim ini seperti setengah musim Superbike karena totalnya 12 balapan, jadi saya sudah hampir menjalani satu musim penuh Superbike,” ujar Razgatlioglu dalam wawancara dengan Crash.net jelang Grand Prix Inggris. “Saya harap saya bisa belajar lebih banyak dan berkembang lebih baik. Saya fokus pada itu karena tahun depan target saya besar.”
Rekan setimnya di Pramac, Jack Miller, menilai Yamaha kurang beruntung dengan waktu kedatangan pembalap asal Turki itu, karena ia harus menghabiskan musim debutnya untuk mengembangkan motor yang sepenuhnya baru. Razgatlioglu sendiri mengakui situasi ini membuat tahun pertamanya “tidak mudah”, tetapi ia tetap yakin pabrikan Iwata akan kembali ke papan atas.
Baca Juga Moto2 Jerman 2025: Deniz Oncu Juara Usai Red Flag“Ini proyek baru bagi Yamaha, mereka mencoba memahami mesin ini dan terus berkembang,” kata Razgatlioglu. “Bagi saya, ini tahun belajar—tentu tidak mudah karena setelah dua musim yang sangat baik di Superbike, sekarang saya finis di posisi 15, 13, 14. Ini tidak mudah. Tapi ini tahun pertama Yamaha dengan mesin V4, dan juga tahun pertama saya. Saya percaya Yamaha akan meningkat karena sejarah mereka selalu yang terbaik. Saya pikir mereka akan segera kembali.”
Meski demikian, Razgatlioglu tetap menargetkan finis di 10 besar pada sisa musim ini. Ia berharap bisa mengakhiri musim debutnya dengan catatan positif sebelum menghadapi tantangan yang lebih besar di 2027.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!