PANDEGLANG, NUSANTARA MEDIA - Semangat gotong royong dan kemanunggalan antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama masyarakat kembali terlihat nyata di Kabupaten Pandeglang.
Memasuki hari ke-10 pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026, Satuan Tugas (Satgas) TMMD Kodim 0601/Pandeglang terus menggeber berbagai sasaran pembangunan fisik secara masif dan terstruktur.
Fokus pengerjaan program TMMD tahun ini diarahkan langsung ke wilayah pelosok yang sangat membutuhkan pemerataan infrastruktur dasar.
Tepatnya di Kampung Pangburangan, Desa Pasir Gadung, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Satgas TMMD bersama warga bahu-membahu mempercepat pembangunan fasilitas air bersih berupa sumur bor serta pengerasan akses jalan antardesa.
Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD Ke-129 Kodim 0601/Pandeglang, Kapten Inf Masalirohman, menjelaskan bahwa program pembangunan tahun ini dirancang secara komprehensif.
Tujuannya tidak lain adalah untuk menyentuh kebutuhan paling mendasar masyarakat yang berada di daerah terpencil dan sulit dijangkau.
Proyek fisik di lapangan ini dikerjakan secara langsung melalui kerja bakti bersama antara prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD dan elemen masyarakat setempat.
"Pelaksanaan program ini berlangsung secara intensif pada Tahun Anggaran 2026, di mana kegiatan fisik di lapangan saat ini telah memasuki hari ke-10 pelaksanaannya dengan progres yang sangat membanggakan," ujar Kapten Inf Masalirohman saat dikonfirmasi mengenai perkembangan program tersebut.
Pemilihan Desa Pasir Gadung, khususnya wilayah Kampung Pangburangan, bukanlah tanpa alasan. Wilayah ini dipilih berdasarkan analisis mendalam terkait kebutuhan mendesak warga setempat. Selama
bertahun-tahun, masyarakat di kampung tersebut kerap mengalami kendala besar dalam mendapatkan pasokan air bersih yang layak untuk dikonsumsi sehari-hari, terutama ketika musim kemarau panjang tiba.
Melalui pembangunan sumur bor melalui program TMMD Ke-129 ini, warga setempat kini menaruh harapan besar agar kesulitan mendapatkan air bersih dapat segera teratasi secara permanen.
Selain fasilitas air bersih, proyek pengerasan akses jalan antardesa juga diharapkan mampu mendongkrak roda perekonomian lokal.
Dengan akses jalan yang lebih baik dan mulus, mobilitas warga dalam mengangkut hasil bumi serta kegiatan pendistribusian logistik antardesa akan menjadi jauh lebih lancar dan efisien.
Pelaksanaan TMMD Ke-129 di Kabupaten Pandeglang ini sekali lagi membuktikan bahwa sinergi yang kuat antara TNI dan rakyat merupakan kunci utama dalam mempercepat pembangunan di daerah, sekaligus memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa dari tingkat desa.
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!