Pandeglang,Nusantara Media – Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi dampak abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau, anggota Koramil 0115/Cimanggu Kodim 0601/Pandeglang bersama Muspika Kecamatan Cimanggu dan Puskesmas Cimanggu melaksanakan kegiatan sosialisasi sekaligus penggunaan masker kepada pengguna jalan, Senin (7/9/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai tersebut dilaksanakan di Jalan Raya Cibalung–Sumur–Cimanggu, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang. Dalam kegiatan tersebut, Peltu Soffa bersama unsur Muspika Kecamatan Cimanggu dan petugas Puskesmas Cimanggu turun langsung ke jalan untuk memberikan edukasi serta membantu memasangkan masker kepada masyarakat yang belum menggunakan masker.
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian aparat kewilayahan bersama pemerintah kecamatan dan tenaga kesehatan dalam mengantisipasi kemungkinan dampak abu vulkanik terhadap kesehatan masyarakat. Edukasi diberikan terutama kepada pengguna jalan yang melakukan aktivitas di luar ruangan, mengingat paparan debu atau abu vulkanik berpotensi mengganggu saluran pernapasan.
Peltu Soffa menyampaikan imbauan kepada pengguna jalan agar tidak mengabaikan penggunaan masker ketika beraktivitas di luar rumah. Masyarakat juga diminta tetap tenang, tidak panik, namun meningkatkan kewaspadaan dengan mengikuti perkembangan informasi resmi terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau.
“Penggunaan masker merupakan salah satu langkah sederhana untuk melindungi diri dari paparan debu maupun abu vulkanik. Kami mengimbau masyarakat agar selalu menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan dan tetap mengikuti informasi resmi dari pemerintah serta instansi yang berwenang,” ujar Peltu Soffa.
Dalam pelaksanaannya, personel Koramil bersama Muspika dan petugas Puskesmas menyampaikan secara langsung kepada pengguna jalan mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan di tengah adanya aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Pengguna kendaraan roda dua yang kedapatan belum menggunakan masker diberikan masker dan diarahkan untuk segera memakainya. Edukasi serupa juga diberikan kepada masyarakat yang berada di sekitar lokasi kegiatan agar memahami pentingnya perlindungan diri dari kemungkinan paparan abu vulkanik.
Petugas Puskesmas Cimanggu turut memberikan pemahaman mengenai dampak abu vulkanik terhadap kesehatan, khususnya terhadap saluran pernapasan. Masyarakat yang berada di wilayah yang terkena paparan abu diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi lingkungan tidak memungkinkan serta segera mencari pertolongan medis apabila mengalami gangguan kesehatan.
Selain penggunaan masker, masyarakat juga diingatkan untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Apabila terdapat abu atau debu yang menempel, masyarakat dianjurkan membersihkannya dengan cara yang aman serta menghindari aktivitas yang dapat menyebabkan abu kembali beterbangan dan terhirup.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergitas antara TNI, pemerintah kecamatan dan tenaga kesehatan dalam menghadapi potensi dampak bencana. Kolaborasi lintas sektor diperlukan agar informasi dan edukasi mengenai langkah-langkah keselamatan dapat diterima masyarakat secara cepat dan tepat.
Baca Juga Jembatan Kampung Citoke Ambruk, Dandim 0601/Pandeglang Turun Tangan Ambil Solusi Cepat untuk Warga PanimbangBabinsa dan jajaran Koramil 0115/Cimanggu akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi di wilayah binaannya. Koordinasi dengan Muspika, Puskesmas serta instansi terkait akan terus dilakukan untuk memastikan kondisi masyarakat tetap terpantau dan langkah antisipasi dapat segera dilaksanakan apabila terjadi perubahan situasi.
Masyarakat Kecamatan Cimanggu juga diimbau untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumbernya. Setiap perkembangan mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau hendaknya disikapi berdasarkan informasi resmi dari instansi pemerintah dan lembaga yang memiliki kewenangan dalam pemantauan aktivitas vulkanik.
Kegiatan sosialisasi dan pemakaian masker ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa kesiapsiagaan dapat dimulai dari tindakan sederhana, salah satunya dengan menggunakan alat pelindung diri ketika diperlukan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan dan keselamatan. Jangan panik, tetap tenang dan waspada, serta patuhi setiap imbauan dari pemerintah dan petugas di lapangan,” tambah Peltu Soffa.
Kehadiran aparat TNI bersama Muspika dan Puskesmas di tengah aktivitas masyarakat menunjukkan komitmen bersama untuk memberikan perlindungan dan pelayanan kepada warga. Langkah preventif tersebut juga menjadi wujud nyata kepedulian terhadap keselamatan masyarakat di tengah meningkatnya perhatian terhadap aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan pengguna jalan dan masyarakat Kecamatan Cimanggu semakin memahami pentingnya penggunaan masker serta langkah-langkah perlindungan diri apabila terjadi paparan abu vulkanik.
Koramil 0115/Cimanggu Kodim 0601/Pandeglang bersama Muspika dan Puskesmas Cimanggu akan terus meningkatkan koordinasi dan kesiapsiagaan, sehingga apabila terjadi perkembangan situasi di wilayah, seluruh unsur dapat mengambil langkah secara cepat, tepat dan terkoordinasi.
Melalui sinergitas TNI, pemerintah daerah, tenaga kesehatan dan masyarakat, diharapkan potensi dampak aktivitas Gunung Anak Krakatau dapat diantisipasi dengan baik, sementara keamanan, kesehatan dan aktivitas masyarakat tetap dapat terjaga.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!