Pebalap muda berbakat Kimi Antonelli menghadapi situasi yang tidak biasa menjelang potensi penguncian gelar juara dunia Formula 1 di Grand Prix Meksiko. Di tengah upaya pemulihan dari kondisi fisik yang kurang prima akibat sakit, sang pebalap mengakui merasakan ketegangan ekstra di balik kemudi saat sesi kualifikasi yang krusial ini.

Peluang besar kini berada di depan mata bagi Antonelli untuk mengamankan gelar juara dunia pebalap 2026 dengan empat seri tersisa. Skenario tersebut dapat terwujud jika ia mampu finis di posisi kesembilan atau lebih tinggi di Meksiko, menyusul performa luar biasa sepanjang musim ini di mana ia tampil mendominasi atas rekan setimnya di Mercedes, George Russell. Kendati demikian, sesi kualifikasi kali ini menyajikan cerita yang sedikit berbeda bagi sang pemimpin klasemen.

Secara mengejutkan, Antonelli harus puas menjadi pebalap Mercedes yang lebih lambat pada sesi kualifikasi di Meksiko. Ia tertinggal 0,184 detik lebih lambat dari Russell dan harus puas berada tiga posisi di belakang rekan setimnya tersebut, meski ia mendapatkan keuntungan naik satu grid menyusul penalti yang dijatuhkan kepada Max Verstappen. Kendala performa ini sebagian besar dipengaruhi oleh kondisi fisiknya yang belum sepenuhnya pulih dari sakit.

- Advertisement -
Advertisement

Situasi tersebut membuat pebalap muda ini absen dari kewajiban hari media pada hari Kamis lalu akibat masalah kesehatan yang cukup serius. "Saya merasa sangat lelah sejujurnya; saya masih belum pulih sepenuhnya," ungkap Antonelli menjelaskan kondisi fisiknya yang terkuras habis akhir pekan ini.

Tekanan eksternal terkait potensi perolehan gelar juara dunia juga diakuinya memberikan dampak tersendiri terhadap mental bertandingnya di lintasan. "Ini bukan akhir pekan yang mudah sejujurnya, dan pastinya saya sedikit lebih tegang dari biasanya, terutama ketika Anda terus mendengar, ke mana pun Anda pergi, setiap saat sepanjang hari, hal yang sama, dan orang-orang mengatakan bahwa gelar juara sudah selesai," tambahnya.

Baca Juga Jak Crawford Kembali Kemudikan Aston Martin di GP Meksiko

Meskipun berupaya keras untuk meredam gangguan tersebut, beban psikologis dan masalah kebugaran tetap mempengaruhi ketepatan kemudinya di atas aspal sirkuit. Ia mengakui sempat merasa cukup baik pada sesi Q2, khususnya saat menggunakan ban bekas, namun kesulitan merangkai putaran sempurna saat menggunakan ban baru di sesi Q3 akibat minimnya cengkeraman ban.

Menatap sesi balapan utama, Antonelli tetap optimistis karena masih mengantongi peluang bagus dengan start dari posisi keempat serta keuntungan satu set ban baru yang berhasil ia simpan. Ia berharap dapat memaksimalkan strategi tersebut untuk melakukan tekanan ke depan dan mengamankan target penting musim ini.