Aksi balap mobil touring yang mendebarkan tersaji dalam akhir pekan kompetisi Trans Am di sirkuit klasik Sandown. Nathan Herne, yang mengemudikan mobil Chevrolet Camaro dengan nomor lambung 29, kembali menegaskan dominasinya yang kian tak terbendung di puncak klasemen kejuaraan usai menampilkan performa balap yang sangat impresif pada Race 2. Di belakangnya, persaingan ketat menyajikan kejutan besar tatkala Lachlan Evennett sukses merebut posisi kedua dengan selisih waktu 1,6 detik di atas mobil Camaro miliknya. Sementara itu, pemegang pole position Todd Hazelwood yang mengandalkan Ford Mustang harus puas mengamankan tangga ketiga setelah berjibaku keras menghadapi kendala klasik terkait kecepatan di trek lurus.

Jalannya balapan langsung diwarnai tensi tinggi sejak lampu start dipadamkan oleh petugas lomba. Hazelwood dan Herne melakukan start yang nyaris bersamaan, sementara Blake Tracey langsung menggebrak dengan mobil Mustang nomor 5 miliknya demi merangsek ke barisan terdepan. Manuver luar biasa diperagakan oleh sang pemimpin klasemen ketika ia mengambil jalur luar yang spektakuler di Tikungan 1, sebelum akhirnya mengamankan posisi pimpinan lomba secara penuh saat memasuki Tikungan 2. Tidak mau ketinggalan, Evennett turut menunjukkan taringnya dengan melakukan aksi agresif di Tikungan 9 untuk merebut posisi ketiga dari tangan para pesaing terdekatnya.

Drama sempat mewarnai jalannya lomba ketika Herne nyaris melakukan blunder fatal yang berpotensi merusak balapannya. Memasuki lap ketiga, ia mengalami penguncian rem yang cukup masif di Tikungan 11, membuatnya melebar dan hampir keluar jalur lintasan. Beruntung bagi sang pemuncak klasemen, Hazelwood yang berada tepat di belakangnya gagal memanfaatkan momentum tersebut secara maksimal karena turut melaju terlalu dalam, hingga berujung pada senggakan ringan pada bagian belakang mobil Chevrolet milik sang pemimpin balap dan membuka peluang emas bagi Evennett untuk ikut campur dalam perebutan posisi terdepan.

- Advertisement -
Advertisement

Situasi sirkuit yang semakin panas memaksa pengawas perlombaan untuk menurunkan mobil keselamatan (safety car) pada Lap 6. Keputusan ini diambil menyusul insiden terhentinya dua kendaraan akibat masalah teknis yang berbeda di area lintasan. Isaac Demellweek terpaksa meminggirkan kendaraannya di area Tikungan 7 yang berkecepatan tinggi, sementara Tyler Cheney harus menghentikan kendaraannya di area keluar Tikungan 4 akibat indikasi kerusakan pada komponen pompa bahan bakar. Saat balapan kembali dilanjutkan melalui prosedur restart, Herne langsung memimpin rombongan, namun Evennett kembali mencuri perhatian publik lewat manuver kilat yang mengejutkan untuk menyalip ke posisi kedua di Tikungan 1.

Baca Juga Feeney Tercepat di Gold Coast, Masalah Mesin Hantam Payne

Pertarungan sengit tidak hanya terjadi di barisan terdepan, melainkan juga merata hingga kelompok sepuluh besar. Jarrod Hughes yang merupakan lulusan ajang Supercars harus menerima kenyataan pahit memulai lomba dari posisi paling buncit akibat sanksi diskualifikasi semalam sebelumnya terkait penggunaan lakban gril yang tidak sesuai regulasi. Meski demikian, ia menunjukkan mentalitas juara bertahan dengan melakoni aksi _comeback_ yang luar biasa, berjuang menyalip satu persatu pembalap lain hingga terlibat senggolan keras pintu ke pintu dengan pembalap asal Selandia Baru, Ayrton Hodson, saat melewati area Tikungan 4.

Menjelang akhir balapan, Herne terus-menerus harus berjibaku dengan masalah rem yang mengunci secara konsisten. Bencana nyaris datang pada lap penultima di Tikungan 9 ketika ban belakangnya kembali mengalami penguncian mendadak, membuatnya sempat melintir menyamping di tikungan tersebut. Kendati demikian, ia mampu mempertahankan kendali hingga bendera finis berkibar. Di barisan belakangnya, Ben Bargwanna sukses mengamankan posisi keenam, diikuti oleh Harrison Sellars di tempat ketujuh, Jack Smith kedelapan, Tom Davies kesembilan, dan Hughes yang secara gemilang melengkapi daftar sepuluh besar setelah perjuangan panjang dari posisi belakang.