Sukabumi, Nusantara Media – Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dalam rangka TMMD Ke-127 Kodim 0607/Kota Sukabumi terus menunjukkan kemajuan signifikan. Hingga Sabtu (21/2/2026), pengerjaan rumah milik Bapak Herman di Kampung Parakanlima RT 002/003, Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, telah memasuki tahap plesteran dan acian dinding sebagai bagian penting dari proses finishing struktur bangunan.
Pelaksana utama adalah Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0607/Kota Sukabumi yang bekerja sama dengan warga setempat secara gotong royong. Program ini merupakan inisiatif unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) untuk membantu masyarakat kurang mampu.
Fokus saat ini pada tahap plester dan acian dinding rumah Bapak Herman, yang bertujuan memperkuat serta merapikan dinding sebelum tahap penyempurnaan akhir. Kegiatan ini bagian dari program Rutilahu yang mengubah hunian tidak layak menjadi rumah kokoh, sehat, dan nyaman.
Pengerjaan tahap ini dilaporkan hingga Sabtu, 21 Februari 2026, dalam pelaksanaan TMMD Ke-127 yang berlangsung sejak Februari 2026 (dibuka 10 Februari 2026) dan ditargetkan rampung sesuai jadwal.
Lokasi pembangunan berada di Kampung Parakanlima RT 002/003, Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian layak bagi keluarga kurang mampu, sekaligus memperkuat sinergi antara TNI dan rakyat dalam semangat kebersamaan.
Pembangunan dilakukan secara gotong royong antara personel Satgas TMMD dan warga desa, dengan progres yang terus dipantau agar sesuai rencana. Tahap plesteran dan acian menjadi langkah krusial untuk memastikan kualitas dan ketahanan bangunan sebelum finishing akhir.
Dengan kemajuan yang konsisten, diharapkan rumah Bapak Herman dapat segera selesai dan ditempati keluarganya dalam waktu dekat. TMMD Ke-127 kembali membuktikan komitmen TNI dalam mendukung pembangunan fisik yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat pedesaan.
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!