Banyuasin, Nusantara Media – Sanusi, Kepala Desa Talang Lubuk, Kecamatan Sumber Marga Telang, Kabupaten Banyuasin, memimpin warga membersihkan saluran tanggul. Kegiatan ini berlangsung di wilayah oplah Brigadir Pangan, Dusun 02. Tujuannya, memperlancar aliran air untuk pengairan sawah.
Sanusi mengajak kelompok tani Karya Abadi dan Usaha Baru. Mereka membersihkan rumput liar di saluran tanggul Oplah Brigadir Pangan IP100 dan IP200.
“Rumput ini sudah memenuhi saluran,” ujar Sanusi di lokasi, Minggu (9/11/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Oleh karena itu, pembersihan sangat perlu. Sebab, aliran air tersumbat bisa menghambat masuknya air ke sawah.
Akibatnya, bibit padi baru tabur akan membusuk. Petani pun berisiko rugi total.
Untuk mencegah itu, kami gotong royong bersama warga Desa Talang Lubuk.
Selain pembersihan, Sanusi sampaikan harapan ke pemerintah. Ia minta Dinas terkait ketahanan pangan perhatikan petani oplah di desanya.
Tanggul sudah dibangun, namun belum ada pintu air.
“Kami butuh pintu air,” tambahnya.
Dengan begitu, sistem pengairan sawah lebih teratur. Ini mendukung Banyuasin sebagai lumbung pangan nasional.
Tak hanya itu, warga butuh jembatan beton kokoh. Jembatan ini untuk angkut pupuk ke sawah dan hasil panen pulang.
“Jembatan sangat penting untuk aktivitas harian,” tegas Sanusi.
Kegiatan ini tunjukkan semangat gotong royong. Sekaligus, soroti kebutuhan infrastruktur pertanian di Talang Lubuk.
*Kata kunci: gotong royong Talang Lubuk, pembersihan saluran tanggul Banyuasin, kepala desa Sanusi, pengairan sawah, lumbung pangan nasional*
Penulis : Rahmad












