George Russell mengaku kembali dari libur musim panas Formula 1 2026 dengan perasaan yang jauh lebih santai. Ia siap mengejar ketertinggalan dalam perburuan gelar, meski sadar bahwa beban kini ada di pundak rekan setimnya di Mercedes, Kimi Antonelli.
Antonelli memuncaki klasemen dengan keunggulan 56 poin atas Russell yang berada di posisi ketiga. Di antara mereka, ada Lewis Hamilton yang kini membela Ferrari, tertinggal 53 poin dari Antonelli setelah 11 seri. Dengan 12 balapan tersisa, peluang Russell untuk menyalip masih terbuka, dan Grand Prix Belanda akhir pekan ini menjadi panggung awalnya.
Russell memulai dengan gemilang di Zandvoort. Ia memenangi sprint race dari posisi pole, sementara Antonelli hanya finis keempat. Pada sesi kualifikasi Sabtu, Russell kembali tampil impresif dengan mengamankan posisi kedua di belakang Lando Norris yang merebut pole untuk McLaren. Antonelli, yang frustrasi, harus puas memulai balapan dari posisi ketiga setelah melakukan kesalahan di Tikungan 1.
“Saya hanya akan menjalani balapan demi balapan,” ujar Russell di Zandvoort. “Saya tidak akan pergi dari akhir pekan ini dan mengatakan semua masalah selesai. Saya merasa telah membuat beberapa perubahan besar menjelang akhir pekan di Barcelona, dan seperti yang saya katakan pagi ini, saya menjalani beberapa balapan bagus di Barcelona dan Austria. Lalu di Silverstone dan Spa, kami mengalami masalah unit tenaga, dan Budapest bukanlah akhir pekan yang kompetitif bagi saya.”
“Jadi, saya pikir musim ini belum berjalan mulus. Ini bukan musim yang bersih sama sekali dengan semua masalah yang kami hadapi. Tetapi saya hanya merasa, setelah jeda, saya jauh lebih santai. Saya tidak merasa punya beban apa pun. Tekanannya hilang. Saya hanya akan keluar, menikmatinya, dan saya bahkan tidak benar-benar merasa sedang dalam pertarungan. Ini bukan milik saya untuk hilang, ini milik saya untuk diraih. Jadi itulah mentalitas yang saya miliki, dan saya merasa itu akan membantu saya. Saya hanya menikmati balapan.”
Baca Juga Lawson Bersyukur Kembali ke Red Bull, Tahu Tugas Berat di ZandvoortMusim 2026 jelas tidak berjalan sesuai harapan bagi Russell, yang memulai era regulasi baru sebagai favorit juara berkat dominasi Mercedes. Namun, rekan setimnya yang baru naik kelas, Antonelli, justru tampil superior dengan enam pole dan kecepatan satu lap yang memukau. Kedua pembalap sama-sama sempat dirundung nasib buruk, tetapi Antonelli lebih konsisten.
Russell sebelumnya juga mengungkapkan bahwa mobil 2026 lebih cocok dengan gaya balap agresif Antonelli. Oleh karena itu, pembalap berusia 28 tahun itu menghabiskan banyak waktu untuk beradaptasi dengan pendekatan yang lebih mulus. Jeda musim panas pada Agustus menjadi momen yang tepat baginya untuk terus mengembangkan diri, terutama karena ia yakin perburuan gelar masih jauh dari selesai.
“Jelas Kimi melakukan pekerjaan luar biasa musim ini, dan jelas kami berdua memiliki gaya balap yang cukup berbeda,” tambah Russell. “Itu sudah terlihat sejak tahun lalu. Saya pikir jeda ini memberi saya kesempatan untuk merenung dan kembali dengan pola pikir yang lebih segar. Saya siap untuk bertarung.”
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!