Pekan balap Grand Prix Australia di sirkuit legendaris Phillip Island menyisakan banyak cerita menarik, terutama setelah cuaca ekstrem memaksa pihak penyelenggara membatalkan balapan utama hari Minggu. Dalam siniar Duralavita, pengamat balap sekaligus mantan pebalap profesional Ruben Xaus memberikan analisis mendalam mengenai jalannya akhir pekan yang penuh drama tersebut, termasuk insiden kecelakaan hebat yang menimpa salah satu pebalap top di lintasan kerikil.
Akhir pekan di Australia hanya menyajikan satu agenda kompetisi penuh yaitu Sprint Race hari Sabtu yang dimenangkan secara gemilang oleh Marc Marquez setelah terlibat duel sengit melawan Jorge Martin. Namun, nasib kurang beruntung harus dialami oleh pebalap Aprilia yang mengalami kecelakaan parah hingga berguling-guling di area gravel dan berujung pada cedera patah tulang lengan kanan. Xaus secara blak-blakan menyoroti bagaimana tekanan psikologis dan fisik yang diberikan oleh Marquez memegang peran krusial dalam insiden tersebut.
"Martin melakukan lebih banyak kesalahan dari biasanya karena Marquez memkarsanya untuk melakukan kesalahan tersebut," ungkap Ruben Xaus dalam analisisnya. Menurut Xaus, kehadiran pebalap veteran dengan agresivitas tinggi menciptakan situasi di mana rival-rivalnya harus mengambil risiko lebih besar, yang pada akhirnya sering kali berujung pada hilangnya kendali di atas motor berkecepatan tinggi.
Selain membahas duel sengit di atas lintasan, Xaus juga menyoroti keputusan kontroversial penyelenggara yang membatalkan balapan utama hari Minggu akibat cuaca buruk dan angin kencang khas pesisir Australia. Menurutnya, keputusan ini secara tidak langsung menguntungkan pihak promotor dan pemilik baru ajang balap, Liberty Media, untuk menjaga tensi perebutan gelar juara dunia tetap hidup hingga seri-seri penutup musim ini.
Baca Juga Marquez Yakin Kembali Bertarung di MotoGP Aragon"Ini menguntungkan pihak Liberty dalam hal ini, karena situasi ini juga membantu untuk mengambil keputusan yang lebih mudah terkait tontonan kejuaraan," jelas Xaus. Ia menambahkan bahwa spekulasi mengenai keuntungan dari absennya balapan utama akibat cedera yang dialami Martin turut menjaga ketegangan kompetisi, yang mana hal ini sangat dinantikan oleh para penikmat olahraga balap motor di seluruh dunia.
Dari sudut pandang teknis, sirkuit Phillip Island memiliki tantangan alamiah yang luar biasa seperti terpaan angin laut yang agresif dan jarak pandang yang buruk saat kondisi trek basah. Xaus menegaskan bahwa pengalaman masa lalunya di lintasan tersebut membuktikan betapa sulitnya menjaga referensi pengereman yang akurat, menjadikan sirkuit ini sebagai salah satu ujian paling ekstrem bagi para pebalap kelas dunia sebelum akhirnya mengucapkan selamat tinggal pada kalender balap MotoGP.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!