Momen menegangkan mewarnai lap pembuka GP Belanda 2026 di Zandvoort. Nico Hulkenberg nyaris terlibat tabrakan kecepatan tinggi dengan rekan setimnya di Audi, Gabriel Bortoleto, setelah trek basah membuat banyak pembalap kehilangan kendali. Insiden itu pun menuai pujian dari juara dunia F1 2016, Nico Rosberg.

Hujan memang sudah berhenti sebelum balapan dimulai, tetapi beberapa titik basah masih tersisa di permukaan sirkuit. Max Verstappen dari Red Bull menjadi korban pertama saat ia melintasi tikungan terakhir yang miring, kehilangan traksi, dan menghantam dinding pembatas. Bortoleto mengalami insiden serupa, namun beruntung bisa melanjutkan balapan setelah berputar 360 derajat.

Saat Bortoleto berputar tepat di depannya, Hulkenberg tiba-tiba berada di tengah kepulan asap ban. Ketika asap mulai menghilang, ia langsung berhadapan dengan Bortoleto yang melintir di depannya. Reaksi cepat pembalap 39 tahun itu berhasil menghindari kecelakaan besar.

- Advertisement -
Advertisement

Berbicara di siaran Sky Sports F1, Rosberg menyoroti bagaimana Hulkenberg mampu mengendalikan situasi genting tersebut. "Itu menunjukkan betapa cepatnya reaksi para pembalap. Hulkenberg masuk, dia kurang lebih tahu di mana posisi Bortoleto dan ke mana arah lajunya," jelas Rosberg. "Dia memiliki dinding putih, tetapi pada saat terakhir melihatnya dan bam, bereaksi dan menghindari [kecelakaan]."

"Itu reaksi spektakuler dari Hulkenberg, jadi saya pikir itu bukan hanya keberuntungan. Ada juga keterampilan di sana untuk menghindari kecelakaan besar itu," tambahnya.

Baca Juga Norris Sebut McLaren Jauh dari Cukup Baik Usai Sprint GP Belanda

Hulkenberg sendiri mengaku momen itu terasa seperti gerakan lambat. "Itu menegangkan dan berisiko. Tentu saja, saya melihat semuanya terjadi hampir dalam gerakan lambat pada kecepatan itu," ujarnya kepada Sky Sports Germany. "Tikungan 14 masih benar-benar basah dan dengan ban slick, itu sedikit menegangkan. Saya melihat dia kehilangan kendali, lalu saya tidak tahu pasti apakah dia akan meluncur ke atas atau ke bawah."

"Jelas bagi saya: hei, saya harus mencoba melewatinya. Selain itu, ada puing-puing dan asap dari Max di depan. Saya memperlambat dan mencoba menunggu selama mungkin sebelum memutuskan ke mana harus pergi. Selembar kertas muat di antara kami, tapi tidak lebih dari itu," pungkas pembalap asal Jerman itu.

Hulkenberg finis kedelapan, hasil terbaiknya musim ini, dan membawa empat poin berharga bagi Audi. Sementara Bortoleto berhasil pulih dari insiden untuk finis ke-13.