Persaingan ketat mewarnai kejuaraan reli Eropa ketika Roope Korhonen secara mengejutkan membalikkan keadaan pada putaran hari Minggu pagi. Pereli asal Finlandia tersebut berhasil menemukan kecepatan optimal setelah melakukan evaluasi semalam, yang kemudian membawanya tampil sebagai yang tercepat di seluruh empat etape pembuka. Kecepatan luar biasa ini sekaligus menandai titik balik penting dalam perburuan gelar juara di tanah Portugal.
Sebelumnya, pereli muda asal Latvia, Martins Sesks, berada di posisi puncak dengan keunggulan 10,5 detik. Namun, tekanan tanpa henti yang diberikan oleh lawannya membuahkan hasil manis setelah empat kemenangan etape beruntun dikoleksi tanpa ampun. Hasil gemilang tersebut langsung melambungkan posisi sang pereli Finlandia ke singgasana teratas dengan mengantongi keunggulan 8,2 detik menjelang paruh akhir perlombaan yang semakin menegangkan.
"Ini bukan etape favorit saya, tetapi tentu saja ini adalah etape yang sangat legendaris dan semua orang sudah tahu betul karakternya. Saya hanya berusaha merangkai balapan yang bersih dan bagus," ujar pereli andalan tersebut usai merampungkan etape terakhir dalam putaran pagi yang melelahkan ini, menggambarkan bagaimana fokus tinggi menjadi kunci suksesnya.
Kendati demikian, pergeseran pimpinan lomba ini tidak lepas dari kendala teknis yang menimpa pesaing terdekatnya. Sesks harus menghadapi masalah pada peredam kejut atau damper di etape terakhir loop pagi, sebuah situasi pelik yang turut memuluskan langkah sang rival mengambil alih pimpinan. Beruntung bagi kubu Sesks, mobil masih bisa bertahan hingga mencapai area servis untuk perbaikan darurat.
Baca Juga Insiden Kebakaran Mencekam Mobil Ford RS200 di Rallylegend San Marino"Kami beruntung bisa segera menuju ke area servis sekarang. Tentu saja, kami masih punya sedikit perjalanan untuk bisa sampai ke sana," ungkap sang pereli Latvia merespons insiden tak terduga yang mengancam kans juaranya tersebut. Di sisi lain, persaingan posisi podium turut diramaikan oleh pereli Prancis, Pablo Sarrazin, yang kini kokoh di tempat ketiga meski tertinggal cukup jauh lebih dari 40 detik di belakang pimpinan lomba.
Sarrazin mengakui bahwa armadanya mengalami kendala cengkeraman lateral serta masalah kemudi yang membuat mobil terasa kurang stabil dan sulit diprediksi. Walau demikian, jarak yang cukup aman dari pereli Spanyol di posisi keempat memberikannya ruang bernapas untuk mengamankan posisi hingga garis finish. Peta persaingan kini menyisakan empat etape penutup yang krusial untuk menentukan siapa yang paling tangguh di akhir reli.
| Pos | Pembalap | Tim | Selisih |
|---|---|---|---|
| 1 | Roope Korhonen | Toyota | 1:40:21.9 |
| 2 | Martins Sesks | Skoda | +8.2 |
| 3 | Pablo Sarrazin | Lancia | +41.3 |
| 4 | Jan Solans | Skoda | +1:35.9 |
| 5 | Simone Tempestini | Skoda | +2:12.2 |
| 6 | Arthur Pelamourgues | Hyundai | +2:44.5 |
| 7 | Armindo Araujo | Skoda | +2:52.4 |
| 8 | Miko Marczyk | Skoda | +3:05.1 |
| 9 | Ruben Rodrigues | Toyota | +3:07.6 |
| 10 | Pedro Almeida | Toyota | +3:10.7 |
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!