Dunia reli internasional mendadak bergemuruh menyusul pengumuman mengejutkan dari legenda hidup balap lintasan tanah, Carlos Sainz. Pereli berjuluk El Matador ini dipastikan akan kembali memanaskan persaingan di atas kokpit mobil kelas atas dalam ajang Rally de Historico Asturias Carlos Sainz Tribute yang dihelat di Pravia, Asturias. Acara prestisius akhir pekan depan ini didedikasikan khusus untuk merayakan pencapaian luar biasa sang juara dunia reli dua kali serta empat kali juara Dakar Rally sepanjang karier gemilangnya di dunia balap.
Sebelumnya, Sainz sempat terlihat kembali mengemudikan mobil klasik Ford Escort WRC untuk menjalani sesi uji coba ringan. Namun, kejutan sebenarnya jauh melampaui ekspektasi para penggemar yang memadati kawasan Asturias. Pereli asal Spanyol ini dipastikan bakal mengendarai mesin modern berteknologi mutakhir, yakni Ford Puma Rally1. Kehadiran kendaraan generasi terbaru ini menjadi momen yang sangat emosional sekaligus langka, mengingat era mobil Rally1 regulasi tersebut akan segera berakhir di pentas World Rally Championship pada penghujung musim ini.
Melalui pengumuman resmi yang dibagikannya, Sainz tidak bisa menyembunyikan rasa antusiasme yang mendalam atas kesempatan emas ini. Ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada berbagai pihak yang telah bekerja keras mewujudkan kejutan tersebut. Dukungan penuh dari pabrikan Ford serta pihak Red Bull menjadi kunci utama dibalik kehadiran mobil spesifikasi tertinggi tersebut di hadapan publik Asturias yang sudah tidak sabar menyaksikan aksi sang maestro.
"Ini adalah mobil Rally1, dan saya akan berkesempatan mengendarai mobil reli generasi terbaru," ungkap Sainz mengungkapkan rasa bahagianya. "Tidak lama lagi kita akan menyambut reli historis Asturias di Pravia. Mereka telah memutuskan untuk mendedikasikan acara ini untuk karier saya, yang mana saya sangat berterima kasih. Saya sempat menyebutkan beberapa waktu lalu bahwa mungkin akan ada kejutan yang menanti. Kejutan itu kini telah dikonfirmasi, dan saya ingin mengucapkan terima kasih banyak kepada Ford dan Red Bull karena telah membawa Ford Puma Rally1 ke acara tersebut."
Bagi Sainz, kesempatan ini terasa sangat istimewa karena dirinya sudah tidak pernah lagi turun bertanding dalam ajang reli resmi di permukaan aspal selama bertahun-tahun. Mantan pejuang lintasan WRC yang pensiun dari kejuaraan dunia pada tahun 2004 ini tetap aktif di dunia otomotif, termasuk membantu pengembangan Volkswagen Polo WRC pada era 2010-an serta mendominasi ajang reli Dakar bersama pabrikan asal Amerika Serikat tersebut.
Baca Juga Masa Depan Hyundai di WRC Berubah, Adrien Fourmaux Jalani Tes"Sudah bertahun-tahun lamanya sejak terakhir kali saya mengemudi di atas aspal, dan sekarang saya juga akan memiliki kesempatan untuk mengendarai mobil fantastis ini, yang kebetulan homologasinya akan berakhir pada akhir tahun ini," tambahnya dengan penuh semangat menyambut akhir pekan balap yang sarat memori masa lalu.
Tidak sendiri, Sainz juga akan kembali ditemani oleh navigator setianya, Luis Moya, di dalam kokpit kendaraan. Kehadiran duet legendaris ini dipastikan akan memancing nostalgia mendalam bagi ribuan penggemar yang diprediksi akan memadati sepanjang rute di wilayah Asturias, merayakan warisan besar sang pereli legendaris dunia.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!