Red Bull memberikan kabar terbaru mengenai kondisi Isack Hadjar yang masih dalam proses pemulihan cedera pergelangan tangan. Kepala tim Red Bull, Laurent Mekies, mengonfirmasi bahwa pembalap muda asal Prancis itu belum bisa kembali ke dalam mobil untuk Grand Prix Spanyol akhir pekan ini.

Hadjar mengalami cedera saat latihan di jeda musim panas, yang memaksanya absen pada dua seri sebelumnya, Zandvoort dan Monza. Posisinya di Red Bull diisi sementara oleh Liam Lawson, sementara Yuki Tsunoda naik ke Racing Bulls.

Menariknya, Hadjar disebut telah meminta saran dari Marc Marquez, juara MotoGP tujuh kali yang terkenal karena sering mengalami cedera berkepanjangan. Marquez menyarankan Hadjar untuk tidak terburu-buru kembali balapan, dan saran itu tampaknya diikuti dengan serius oleh pembalap berusia 21 tahun tersebut.

- Advertisement -
Advertisement

"Lihat, Isack baik-baik saja," ujar Mekies kepada Canal+ saat FP1. "Dia belum bisa mengemudi sekarang, jadi jelas saya tidak akan bilang dia bahagia—karena dia tidak. Prioritas mutlak adalah pemulihannya. Kami tidak punya alasan untuk mengambil risiko. Musimnya sejauh ini fantastis, dia masih sangat muda, dan meningkat setiap kali mengemudi. Penting baginya untuk kembali saat 100 persen."

Mekies menambahkan bahwa tim akan memberikan waktu yang dibutuhkan Hadjar, dengan tetap mengandalkan perasaan pembalap dan arahan dokter. "Kami akan segera menertawakan ini, saya yakin," ujarnya optimistis.

Baca Juga Verstappen Perpanjang Kontrak Red Bull Hingga 2030

Soal target kembali di Madrid, Mekies mengakui bahwa waktu yang tersisa sangat singkat. "Madrid hanya beberapa hari lagi, jadi itu rumit. Kami akan mengevaluasi ulang situasinya, tapi menargetkan Madrid mungkin sulit. Kami mengambil satu balapan pada satu waktu dan melihatnya secara lebih rasional. Prioritasnya adalah memastikan dia kembali dengan kondisi 100 persen dan tanpa risiko untuk masa depannya," pungkasnya.

Meski belum balapan, Hadjar baru saja mendapat kabar baik. Pengadilan Banding Internasional memutuskan bahwa penalti Pierre Gasly di Grand Prix Monako berlaku kembali, sehingga Hadjar berhak atas podium yang sempat hilang. Dengan demikian, perolehan poinnya di klasemen musim 2026 bertambah tanpa harus turun ke lintasan.