Dunia reli internasional dihebohkan dengan sebuah keputusan tak terduga yang datang dari kubu Lancia. Pereli andalan mereka, Yohan Rossel, secara resmi mengumumkan bahwa ia berpisah dengan co-driver setianya, Arnaud Dunand, yang telah menemaninya mengarungi berbagai lintasan ekstrem selama beberapa tahun terakhir. Keputusan ini tentu saja mengejutkan banyak pihak di paddock, mengingat kemitraan mereka telah membuahkan berbagai prestasi gemilang di kancah reli dunia yang sangat kompetitif.

Kabar mengejutkan ini pertama kali terungkap dalam sebuah wawancara eksklusif yang diberikan oleh sang pereli kepada media Rallye-Sport pada pekan ini. Dalam kesempatan tersebut, ia mengakui secara terbuka bahwa dirinya bahkan belum mengetahui siapa sosok yang akan duduk di kursi co-driver mendampinginya pada kejuaraan berikutnya di Kepulauan Canary. Situasi ini menyisakan tanda tanya besar mengenai persiapan teknis dan adaptasi jangka pendek yang harus segera diselesaikan oleh sang bintang Lancia menjelang reli penting tersebut.

Tidak berselang lama dari wawancara tersebut, pereli berusia kompetitif ini akhirnya menggunakan akun media sosial pribadinya pada hari Sabtu untuk mengonfirmasi secara resmi berakhirnya kemitraan mereka. Meskipun membenarkan perpisahan tersebut, ia memilih untuk tidak membeberkan secara detail mengenai alasan di balik keputusan berat yang diambil oleh kedua belah pihak. Ia memilih untuk menjaga privasi serta fokus pada masa depan karier masing-masing tanpa harus mengumbar drama internal ke hadapan publik luas.

- Advertisement -
Advertisement

Dalam unggahan singkat yang dibagikannya kepada para penggemar, ia menyampaikan apresiasi serta penjelasan ringkas mengenai arah baru yang dipilih oleh rekan lamanya. "Arnaud telah memutuskan untuk membawa kariernya ke arah yang baru," tulis pereli tersebut dalam pernyataan resminya. Kalimat tersebut sekaligus menutup lembaran manis kerja sama profesional yang telah mereka rajut dengan penuh keringat dan kerja keras di berbagai ajang reli bergengsi.

Baca Juga WRC Umumkan Kalender 2027 Berisi 15 Seri, Tandai Kembalinya Amerika Serikat dan Skotlandia

Sebagai catatan perjalanan karier mereka, hubungan profesional antara sang pereli dan Arnaud Dunand sebenarnya telah terjalin dengan sangat solid sejak musim 2022. Selama kurun waktu tersebut, pasangan kompetitif ini sukses merajai berbagai lintasan dan mengoleksi total delapan kemenangan seri WRC2 yang sangat prestisius. Hebatnya lagi, tiga dari delapan kemenangan tersebut berhasil mereka raih pada musim ini dengan mengandalkan mobil andalan mereka, Lancia Ypsilon Rally2, yang terbukti sangat kompetitif di tangan mereka.

Di sisi lain, persiapan untuk masa depan tampaknya telah mulai dirintis oleh sang pereli menyusul transisi ini. Pada ajang terbarunya di reli Criterium des Cevennes, posisi co-driver sempat diisi oleh Alexis Maillefert. Kolaborasi darurat tersebut langsung berbuah manis ketika Maillefert sukses mengamankan kemenangan perdananya di ajang Kejuaraan Reli Prancis, memberikan secercah optimisme bagi tim dalam menghadapi babak baru kompetisi reli internasional ke depan.